Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mangkir Saat Rapat Paripurna, Warga Kecam DPRD Matim
Regional NTT

Mangkir Saat Rapat Paripurna, Warga Kecam DPRD Matim

By Redaksi11 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana rapat paripurna pertanggungjawaban penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun Anggaran 2016 dan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK), Rabu, 5 Juli 2017 di ruangan sidang DPRD Matim (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Tidak sedikit anggota DPRD Manggarai Timur (Matim) mangkir saat rapat  paripurna pertanggungjawaban penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun Anggaran 2016 dan Laporan Hasil Pemeriksaan  Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK), Rabu, 5 Juli 2017.

Paripurna yang berlangsung  di ruang sidang utama  gedung  DPRD Matim itu hanya dihadiri oleh sebagian anggota dewan.

Absennya sejumlah anggota dewan dalam sidang itu mendapat sorotan dari berbagai lapisan masyarakat.

Epi Manto, tokoh muda asal kecamatan Rana Mese menegaskan anggota DPRD seharusnya mengikuti rapat paripurna. Karena hal itu  menjadi kewajiban legislator yang merupakan representasi masyarakat.

“Ironis saya katakan ketika DPRD Matim dalam paripurna sebagian atau banyak DPRD yang tidak terlibat. Paripurna jujur sebagai fasilitas penunjang peran DPRD, sebagai penyalur aspiarasi rakyat. Di dalam paripurna pasti tersimpan banyak kepentingan politik yang harus diperjuangkan,” kata Manto kepada VoxNtt.com di Borong, Selasa (11/7/2017).

Ia sendiri mempertanyakan alasan ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD Matim dalam rapat penting itu.

Ketidakhadiran mereka kata Manto, malah akan menunjukkan lemahnya peran DPRD Matim dalam kanca politik daerah. Peran eksekutif kemudian menjadi dominan dalam arah kebijakan pembangunan.

“Hari ini saya katakan bahwa sungguh terbukti DPRD kita melempem hanya karena tidak mampu. Tidak bisa membela hak rakyat dari kepentingan politik eksekutif,” tegas Manto.

Terpisah, tokoh muda asal Borong  Edi Ejo mengatakan absenya beberapa DPRD di Matim dalam sidang itu biasa dan sudah sering terjadi.

“Mereka sudah dan sedang  tidur nyenyak. Biarkan saja mereka bermimpi di atas kursi empuknya,” kata Ejo.

“Diharapkan kepada media di Matim untuk tidak berhenti mengontrol kinerja dewan-dewan yang terhormat di daerah ini,” tambahnya.

Dikatakannya, kita tidak bisa menyalur harapan melalui DPRD, sebab mereka lebih mengutamakan kepentingan diri dan keluarganya daripda kepentingan umum.

“Sebuah pertanyaan bagi masyarakat selama ini, masih adakah DPRD di Matim untuk perjuangkan harapan masyarakat? Kalau tidak ikut rapat, bagaimana mau perjuangkan aspirasi masyarakat,” tanya Ejo.

Sementara itu, Ketua DPRD Matim  Lucius Modo  usai rapat mengatakan sebagian besar anggota DPRD Matim yang tidak hadir karena tengah berhalangan dan belum tiba di tempat.

“Bilangnya masih dalam perjalanan. Tetapi sampai selesai rapat tidak juga muncul,” katanya.

Data yang dihimpun VoxNtt.com, dari total 30 anggota DPRD Matim sebanyak 12 orang absen saat paripurna mendengar  laporan pertanggungjawaban pemerintah. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleIni 5 Prioritas Kerja Pemuda Katolik Sikka
Next Article Enam Tahun Jalan Desa di Rana Mese Dibiarkan Rusak

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.