Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Desa Rana Masak Borong Mengeluh Jalan Belum Diaspal
Regional NTT

Warga Desa Rana Masak Borong Mengeluh Jalan Belum Diaspal

By Redaksi13 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jalan di Desa Rana Masak, Kecamatan Borong yang memprihatinkan (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Warga Kampung Papang, Desa Rana Masak, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengeluh jalan menuju pemukiman mereka tak kunjung diaspal oleh pemerintah.

Warga kerap mengeluh karena kondisi jalan di desa itu sangat memprihatinkan. Pada saat hujan, jalan becek dan licin karena dipenuhi lumpur.

Yohanes Mingga, warga desa Rana Masak kepada VoxNtt.com, Kamis (13/7/2017) mengatakan sudah 2 periode masa kepemimpinan Bupati Matim Yoseph Tote dan Wakil Bupati Agas Andreas jalan menuju desa itu belum juga diaspal.

“Sisa dua tahun masa jabatan ini, tolong aspalkan jalan ke desa kami. Kami sangat menderita dengan kondisi jalan ini,” kata Yohanes.

Padahal kata dia di desa Rana Masak ada SMP dan SD. Setiap hari anak sekolah melewati jalan itu penuh dengan kisah pilu akibat jalan rusak.

“Kasian pak. Kalau hujan mereka sudah bersih dari rumah, sampai di jalan kotor lagi karena jalan dipenuhi lumpur,” ujar Yohanes.

Padahal, desa Rana Masak tidak jauh dari Kota Borong, ibu kota Kabupaten Matim.

“Harapannya, ke depan jalan ini bisa diaspalkan oleh Pemkab Matim,” katanya berharap. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleIni Agenda Mahasiswa Dunia Saat Berada di Nagekeo
Next Article Di Nagekeo Musibah Bencana Alam Tahun 2017 Meningkat

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.