Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2017, Tiga Titik di Nagekeo Dapat Jatah Listrik
Regional NTT

Tahun 2017, Tiga Titik di Nagekeo Dapat Jatah Listrik

By Redaksi25 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Manajer PT PLN Rayon Ngada, Mashuri
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- PLN wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui ranting Bajawa akan melistriki tiga titik di Kabupaten Nagekeo di tahun 2017 ini.

Manajer PLN Ranting Bajawa, Mashuri kepada VoxNtt.com ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (24/7/2017) menjelaskan tiga titik itu terdapat di tiga kecamatan.

Tiga kecamatan itu, di antaranya  Aesesa tepatnya di Tonggurambang Timur, Wolowae di Desa Anakoli dan Kecamatan Boawae tepatnya di Teda Kisa.

Sedangkan untuk desa-desa yang belum mendapatkan jatah jaringan listrik kata dia, masih dalam proses.

Hingga kini Mashuri sendiri belum mengtahui total pelanggan yang akan dipasang listrik di tiga titik tersebut.

“Jumlah kita belum tahu. Tunggu kita servei dulu baru kita tahu jumlahnya. Saat ini kita masih melakukan survei untuk memastikan berapa pelanggan yang akan di pasang listrik,” katanya.

Apresiasi untuk Bupati Nagekeo

Sementara warga Tonggurambang Timur kecamatan Aesesa, Arifin mengaku senang jika PLN akan masuk wilayahnya.

‎”Kami warga di Tonggurambang Timur akan mendukung bilamana listrik masuk,” ujarnya.

Arifin mengaku sudah puluhan tahun warga Tonggurambang Timur merindukan listrik. Selama ini mereka hanya menggunakan lampu pelita dan dan genset untuk penerangan malam hari.

“Kalau orang yang mampu pasti beli genset, kalau tidak gunakan lampu pelita yang dibuat dari kaleng susu dan sumbunya dibuat dari kepok untuk diterang saat malam hari,” katanya.

Pihaknya memberikan apresiasi kepada Bupati Nagekeo Elias Djo yang sudah memperhatikan masyarakatnya.

“Kami bangga kalau bupati yang seperti ini. Dia benar-benar dengar keluhan kami selama ini. Semoga segera di pasang kami tunggu. Kalau bisa secepatnya, karena sangat membutuhkan listrik,” pintanya.‎ (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleTak Ada Kerugian Negara, Terpidana Kasus Pasar Alok Ajukan Peninjauan Kembali
Next Article Hari Keempat Liga III ETMC 2017, Ribuan Massa Antri Dapatkan Karcis Nonton

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.