Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Vatikan Dinilai Lamban Putuskan Nasib Uskup Ruteng
HEADLINE

Vatikan Dinilai Lamban Putuskan Nasib Uskup Ruteng

By Redaksi29 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Uskup Ruteng, Mgr.Hubert Leteng (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Seorang imam  yang tak mau disebutkan namanya kepada VoxNtt.com, Jumat (28/7/2017)  menilai Vatikan lamban memutuskan nasib Uskup Ruteng, Hubertus Leteng.

Padahal, sejak 2015 lalu, pihaknya sudah mengadukan dugaan pelanggaran imamat Uskup Huber ke Vatikan melalui Duta Besarnya di Jakarta. Pengaduan itu dilengkapi dengan fakta dan bukti yang dapat dipertanggujawabkan.

“Ini sudah hampir tiga tahun, tapi belum ada tanggapan apa-apa dari Vatikan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Baca: Kesaksian Sipri Palus Tentang Aliran Uang Uskup Hubert Leteng

Karena itu, situasi Gereja lokal Keuskupan Ruteng semakin keruh. Kaum klerus dan awam terbelah ke dalam dua kubu yang saling bersebrangan. Ada kubu pro Uskup dan kubu kontra Uskup.

“Kedua kubu ini sangat rentan saling gesek. Kalau terjadi, Gereja kita akan hancur,” tukasnya.

Baca: Uskup Ruteng: Penganiayaan melawan kodrat manusia

Sebab itu, dia berharap Duta Besar Vatikan untuk Indonesia mendesak Paus Fransiskus segera memutuskan nasib Uskup Hubertus Leteng. Hal itu perlu dilakukan agar Gereja Keuskupan Ruteng selamat dari kehancuran. (Ferdiano Sutarto Parman/AA/VoN).

 

Manggarai
Previous ArticleDiduga Salah Kelola DD, Kejari TTU Bidik Kades Lanaus
Next Article Menelisik Cara Orang Maumere Mendukung Persami

Related Posts

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.