Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Modal KSP Anggur Merah Kelurahan Nangaroro Senilai Rp 700 Juta
Ekbis

Modal KSP Anggur Merah Kelurahan Nangaroro Senilai Rp 700 Juta

By Redaksi2 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Anggur Merah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kelompok Simpan Pinjam (KSP) Anggur Merah Kelurahan Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo memiliki modal senilai Rp 700 juta.

Modal tersebut merupakan pengembangan dari bantuan Pemerintah Provinsi NTT melalui program Anggur Merah yang dikucurkan untuk kelurahan dan desa senilai Rp 250 juta.

Bendahara KSP Kelurahan Nangaroro, Bergita Bhoko kepada awak media belum lama ini saat ditemui di stan pameran HUT Koperasi ke-70 tingkat Provinsi NTT yang berlangsung di Lapangan Berdikari Mbay membenarkan hal itu.

Bergita menjelaskan dana Anggur Merah senilai Rp 250 juta itu dikelola oleh KSP Anggur Merah Kelurahan Nangaroro untuk untuk mengembangkan berbagai jenis usaha kreatif.

Usaha-usaha itu seperti, kerajinan tenun ikat, kerajinan tangan membuat keranjang dengan bahan baku sampah plastik, taplak meja. Selain itu, mereka juga asbak rokok berbahan sampah.

Kegiatan lainnya seperti pengolahan makanan lokal seperti jagung, kripik pisang,es kelapa muda dan berbagai jenis kue.

Lebih lanjut kata Bergita, dari jumlah modal sebesar Rp 250 juta itu, KSP Anggur Merah Kelurahan Nangaroro membagi  ke kelompok-kelompok kecil.

Itu seperti, Kelompok Sukamaju dan kelompok lainnya yang total keanggotaan sebanyak 128 orang. Hingga kini modal secara keseluruhan sebesar Rp 700 juta. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleKades Terpilih Desa Mahe Bora Terancam Batal Dilantik, Dinas PMD Sikka Akan Lakukan Mediasi
Next Article Melirik Ireni Alexandria Garu, Putri Pariwisata NTT 2017

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.