Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Cegah Penyakit Campak, Puskesmas Boru Gelar BIAS Selama Bulan Agustus
KESEHATAN

Cegah Penyakit Campak, Puskesmas Boru Gelar BIAS Selama Bulan Agustus

By Redaksi5 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas Kesehatan Puskesmas Boru, Marlin Bukan (Foto: Hengky Ola)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka, Vox NTT– Selama bulan Agustus, Puskesmas Boru canangkan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Sejak tanggal 1 sampai dengan 5 Agustus, sudah lima sekolah dasar yang didatangi petugas kesehatan dari Puskesmas Boru untuk pelaksanaan imunisasi. Imunisasi yang diberikan selama Agustus ini adalah untuk mencegah penyakit campak.

Demikian kata Marlyn Bukan, petugas kesehatan dari Puskesmas Boru saat di temui Sabtu (5/8/2017) di SDI Nileknoheng.

Menurut Marlyn pemberian imunisasi ini adalah bagian wajib dari program Puskesmas.

Selain imunisasi campak ada untuk siswa siswi kelas 1 ada juga pemeriksaan kusta dan pemeriksaan gigi dari siswa kelas 1 sampai dengan kelas VI.

“Hari ini kami kunjung ke SDI Nileknoheng. Kami senang sekali karena penerimaan dari kepala sekolah dan para guru, serta para siswa SDI Nileknoheng pada hari ini,” kata Marlyn.

Dia menambahkan, sekalipun jauh sekali dari ibu kota kecamatan tapi kesadaran anak-anak untuk ikut dalam pemeriksaan kesehatan sangat luar biasa.

Lanjut Merlyn, BIAS ini sangat besar manfaatnya bagi siswa sehingga dibutuhkan kerjasama dari semua elemen warga untuk peduli dengan kesehatan.

Siprianus Toda, salah seorang tokoh masyarakat dari desa Klatanlo mengaku bangga dengan dukungan dari sekolah dan puskesmas terkait kesehatan anak-anak. “Program BIAS ini bagus sekali,” kata Sipri. (Hengky Ola-VoN)

 

 

 

Flores Timur
Previous ArticleBantai Perseftim 4-1, PS Kota Kupang Siap Melawan Perse Ende
Next Article Milanisty Kefamenanu Giat Baksos di Gereja Betel Dalehi

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.