Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Uskup Hubert Leteng Masih Bungkam
HEADLINE

Uskup Hubert Leteng Masih Bungkam

By Redaksi16 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Uskup Ruteng, Mgr.Hubert Leteng (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Walaupun diterpa isu-isu tak sedap, Uskup Hubert Leteng tetap bungkam. Tak tahu apa sebabnya, tapi sikap itu selalu ditunjukan Uskup Huber ketika dihantam isu-isu tersebut.

Tercatat ada dua isu besar yang menerpa uskup yang ditahbiskan 2010 lalu itu yakni korupsi dan relasi tak wajar dengan seorang perempuan.

VoxNtt.com sudah berkali-kali berusaha menemui Uskup Hubert di istananya, tapi uskup itu tak ada di tempat.

Tak berhenti di situ, VoxNtt.com sudah berusaha menghubungi Uskup Hubert melalui telepon dan pesan WhatsApp-nya, tapi hingga kini yang bersangkutan belum memberi konfirmasi.

Menurut seorang imam yang tak mau disebutkan namanya kepada VoxNtt.com mengaku sikap bungkam mantan direktur spiritualitas Seminari Ritapiret itu bukan hal baru.

“Sejak isu-isu ini muncul, kami pernah minta beliau untuk jelaskan itu semua tapi dia tidak mau. Selalu saja dia bilang; saya manusia biasa yang punya kelemahan. Biarkan itu menjadi salib saya,” ujar iman itu menirukan Uskup Hubert Leteng.

Selain itu, para imam juga pernah meminta Uskup Hubert untuk polisikan orang-orang yang menyebarkan isu-isu tersebut, tapi tidak mau.

“Ini yang membuat kami bertanya-tanya, kenapa dia takut. Mestinya, dia harus lapor ke Polisi apalagi tuduhan ini kan sangat serius,” tukasnya. (Ferdiano Sutarto Parman/AA/VoN).

Manggarai
Previous ArticlePol PP Tertibkan Pembeli BBM Subsidi dengan Jeriken di SPBU Labuan Bajo
Next Article Sanres Adakan Pelatihan untuk Sejumlah Kelompok Usaha di Nagekeo

Related Posts

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.