Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Nagekeo Lepas 8 Calon Haji ke Tanah Suci
Regional NTT

Bupati Nagekeo Lepas 8 Calon Haji ke Tanah Suci

By Redaksi17 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Nagekeo Elias Djo pose bersama dengan para jemaah calon haji saat acara pelepasan yang berlangsung di aula Setda Nagekeo, Selasa (15/8/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Bupati Nagekeo Elias Djo melepaskan delapan orang jemaah calon haji asal dari kabupaten itu ke Tanah Suci Mekah-Arab Saudi.

Acara pelepasan calon haji itu berlangsung di aula Setda Nagekeo, Selasa (15/8/2017).

Kedelapan calon haji itu yakni Dawuda Pua Salam dan Nurseha Pua Upa asal Kecamatan Nangaroro.

Lalu, Djainal Abidin dan Siti Arafah Ahmad asal Kecamatan Keo tengah. Pahlawan Abdu‎llah dari Kecamatan Mauponggo. Kartini Sahaba Saleha, Asrul Sani, dan Ade Umrana dari Kecamatan Aesesa.‎

Pada kesempatan itu Bupati Djo berpesan‎ kepada para jemaah calon haji agar senantiasa melaksanakan ibadah haji dengan penuh kesadaran.

Dia mengucapkan selamat kepada jemaah yang mendapat kesempatan untuk memenuhi panggilan Allah dan menjadi tamuNya di Tanah Suci.

Bupati Djo juga meminta jemaah calon haji untuk menjaga kesehatan. Sebab, cuaca dan iklim di Tanah Suci-Negara Arab Saudi berbeda dengan keadaan di Kabupaten Nagekeo.

Kepala Departemen Agama (Depag) Nagekeo Yosef Nganggo mengatakan penyelenggaraan ibadah haji telah diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia No 13 tahun 2008 tentang penyelanggaraan ibadah haji.

Dalam Undang-undang itu diatur tugas dan kewajiban pemerintah adalah melakukan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous Article61 Napi di Rutan Bajawa Dapat Remisi, Dua Orang Langsung Bebas
Next Article Ketua Persit KCK Ngada Anjangsana ke Panti Asuhan

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.