Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Desa Boru Kedang Direkomendasikan Jadi Pilot Project Pengecer Pupuk Bersubsidi
NTT NEWS

Desa Boru Kedang Direkomendasikan Jadi Pilot Project Pengecer Pupuk Bersubsidi

By Redaksi25 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Desa Boru Kedang, Darius Don Boruk dan Direktur Pengembangan Ekonomi Kemendesa. (Foto: Thomas Uran)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka Vox NTT – Darius Don Boruk, Kepala Desa Boru Kedang melalui pesan whatsApp kepada voxntt.com, Rabu (23/8/2017) menginformasikan, desanya direkomendasikan oleh Kementerian Desa dan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), untuk menjadi salah satu desa pengecer pupuk bersubsidi di kabupaten Flores Timur.

Don menjelaskan hal tersbut usai bertatap muka dan diskusi dengan Direktur Pengembangan Ekonomi Kemendesa di Jakarta, Rabu kemarin. \

Dalam diskusi tersebut, Don bersama Thomas Uran, Direktur LSM Ayu Tani Mandiri dan juga staf KRKP membeberkan fakta mengenai penelitian audit sosial pupuk bersubsidi, yang dikerjakan oleh LSM Ayu Tani Mandiri di kabupaten Flores Timur.

Satu fakta dari audit sosial tersebut adalah, petani kesuitan mengakses pupuk dari kota Larantuka, tempat pengecer pupuk bersubsidi itu berada.

Mendengar pemaparan hasil audit social, maka Kemendesa dan KRKP pun mendorong Pemerintah Desa Boru Kedang untuk mengembangkan BUMDesnya dengan ikut menjadi pengecer pupuk bersubsidi bagi 11 desa di Kecamatan Wulanggitang, dan desa-desa di seputaran kecamatan Ile Bura dan Titehena Flores Timur.

Darius Don Boruk menyatakan, dirinya siap menjawabi tantangan dari Kemendesa dan KRKP itu. Menurutnya dengan jadi pengecer pupuk bersubsidi jadi unit BUMDesnya, maka saat ini bertambah lagi usaha BUMDes Boru Kedang selain usaha air minum gallon, dari mata air Boru Kedang dan pariwisata air terjun Wair Poar.

Thomas Uran, Direktur LSM Ayu Tani Mandiri meyakini, Pemerintah Desa Boru Kedang di bawah kepemimpinan Darius Don Boruk mampu mengelola BUMDesnya untuk jadi pengecer pupuk bersubsidi, yang dapat membantu para petani di wilayah Flores Timur daratan.

“Kalau untuk Boru Kedang saya tidak cemas, karena tim kerja mereka hebat semuanya. Saya yakin Pak Kades bisa mengatur sistemnya secara baik bersama perangkat desa,” kata Thomas. (Hengky Ola/VoN)

Flores Timur
Previous ArticleTKI Asal TTU Meninggal di Malaysia
Next Article Yan Tanaem Dampingi Ampera Selan Daftar ke Demokrat

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.