Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jamrud dan Coklat Siap Konser di Atambua
NTT NEWS

Jamrud dan Coklat Siap Konser di Atambua

By Redaksi26 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana setelah konferensi pers di Hotel Matahari
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua,Vox NTT-Kementerian Pariwisata melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Belu akan mendatangkan group band Jamrud dan Coklat  ke crossborder area di Atambua.

Pada tahun 2016, melalui penampilannya Jamrud sukses membius sekitar 25 ribu penonton di Atambua dan sekitarnya. Termasuk wisatawan asing asal Dili, Timor yang juga datang dan menikmati aksi panggung group band aliran rock tersebut.

Tidak hanya Jamrud, group band Coklat juga berhasil membius warga Belu pada 2016.

Atas kesuksesan itu, Jamrud dan Coklat akan kembali melakukan konser di Lapangan Simpang Lima Atambua, Minggu (27/8/2017).

Demikian disampaikan Asisten Deputi Analisis Data Pemasaran Parawisata Nusantara Kementerian Pariwisay Ir. Sutarjo saat melakukan konfrensi pers di Hotel Matahari, Jumat (25/8/2017).

“Kali ini, konser dua band papan atas, Jamrud dan Coklat, digabungkan dalam panggung. Keduanya manggung di waktu yang sama. Jamrud dan Coklat bakal sama-sama tampil di festival bertajuk Wonderful Indonesia Crossborder di Atambua, Nusa Tenggara Timur,” kata Sutarjo.

Terpisah, Deputi Pengembangan Pemasaran Parawisata Nusantra Kemenpar, Esthy Reko Astuti mengatakan konser ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Crossborder Atambua tahun 2017 yang terus konsisten digelar Kemenpar.

“Ini daerah paling dekat dengan perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste. Ada pintu perbatasan Mota’ain yang menghubungkan antara Indonesia dengan Timor Leste. Jadi sangat berpotensi mendatangkan wisatawan,” papar Esthy.

Disampaikannya bahwa melalui konser, potensi wisata di Belu dapat didongkrak karena Belu adalah daerah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Selain untuk menarik wisman, even ini merulakan kegiatan untuk mendukung Nawacita Presiden Jokowi. (Marcel/AA/VoN).

Belu
Previous ArticleTerkait Kualitas Jalan Lando-Noa, Alex Tunggal Berdebat Dengan Politeknik Negeri Kupang
Next Article Dikunjungi Anggota DPRD NTT, Siswa SMAN 1 Waigete Adukan Sejumlah Persoalan

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.