Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Jamrud dan Coklat Bius Warga Perbatasan
Seni dan Budaya

Jamrud dan Coklat Bius Warga Perbatasan

By Redaksi28 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Personil Band Jamrud dan Coklat saat beraksi di Atas Panggung. (Foto: Marsel)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Puluhan ribu penonton di perbatasan Indonesia-Timor Leste yang berasal dari Kabupaten Belu, Malaka dan Timur Tengah Utara (TTU) membanjiri lapangan umum Atambua, untuk menyaksikan konser group band Jamrud dan Coklat pada Minggu, (27/8/2017)

Acara konser Jamrud dan Coklat terselenggara atas kerja sama Kementerian Pariwisata dan Pemkab Belu, Dinas Pariwisata kabupaten Belu melalui program Wonderful Indonesia.

Pantauan media ini, akibat padatnya penonton yang membanjiri lapangan umum di Simpang Lima Atambua itu, mengakibatkan mereka berdesakan dalam menikmati aksi panggung dua group band nasional tersebut.

Antusiasme penonton yang aktif bergoyang mengikuti irama musik sambil bernyanyi bersama, seakan menjadi suntikan energi baru bagi personil Jamrud dan Cokelat.

Hal ini pun membuat personil kedua band tersebut bertambah semangat dalam beraksi yang nampak sangat energik. Mereka pun menyuguhkan lagu-lagu pilihan dari masing-masing band mereka.

“Keren sih teman-teman Atambua. Semangatnya nyampe ke Cokelat, itu yang bikin kita nyanyi 14 lagu non stop. Semangatnya mereka pindahkan ke kami. Mereka ikutan nyanyi, nggak malu-malu, itu yang bikin seneng banget,” kata Jackline vokalis Cokelat ketika ditemui usai manggung.

Salah satu personil Jamrud mengatakan,semangat masyarakat perbatasan sangat luar biasa.

“Ini merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah untuk mendongkrak ekonomi dan pariwisata,”. (Marcel/VoN)

 

Belu
Previous ArticleDanau Sano Limbung, Obyek Wisata Baru di Mabar
Next Article Ini Visi dan Misi Tiga Balon Bupati TTS Saat Mendaftar ke Partai Demokrat

Related Posts

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

Festival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo

5 Mei 2026

Warga Belu Diduga Dipungli di PLBN Wini, Video Perdebatan dengan Petugas Viral

2 April 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.