Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»DPRD Nagekeo Minta Tinjau Ulang Kerja Sama dengan Bank NTT
Ekbis

DPRD Nagekeo Minta Tinjau Ulang Kerja Sama dengan Bank NTT

By Redaksi4 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Logo Bank NTT (Foto:Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Fraksi Nurani Demokrat DPRD Nagekeo meminta pemerintah agar meninjau kerja sama dengan Bank NTT.

Permintaan peninjauan itu disampaikan dalam pemandangan umum Fraksi Nurani Demokrat yang dibacakan oleh salah satu anggotanya, Marsianus Seke Beo belum lama ini.

Pemandangan umum itu menanggapi pengantar nota keuangan atas pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Nagekeo tahun anggaran 2016.

Selain itu sebagai tanggapan atas lima buah Rancangan Peraturan Daerah  (Ranperda) Nagekeo tahun 2017.

Dalam kesempatan itu, Fraksi Nurani Demokrat meminta agar pemerintah perlu meninjau kembali kerja sama dengan Bank NTT.

Menurut Fraksi Nurani Demokrat, pemerintah perlu memiliki sistem pengendalian yang baik.

Pada akun pendapatan hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan tidak mencapai target yang ditetapkan, bahkan menurun dibandingkan pada tahun 2015.

Fraksi Nurani Demokrat tidak mendapatkan penjelasan yang benar dari pemerintah.

Baca: Tahun 2017, Pemkab Nagekeo Tambah Penyertaan Modal ke Bank NTT Sebesar Rp 2 Miliar

Mereka menilai sangat tidak masuk akal dalam logika berpikir pada saat pemerintah kabupaten Nagekeo belum menambah penyertaan modal devidennya lebih besar dibandingkan deviden yang diterima. Pada tahun anggaran 2016 Pemerintah Kabupaten Nagekeo malah menambahkan penyertaan modal.

Karena itu, fraksi menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo untuk meninjau kembali kerja sama dengan Bank NTT. Bila tidak memberi keuntungan kepada pemerintah, maka harus ditarik kembali penyertaan modal.

Lebih lanjut sebut Fraksi Nurani Demokrat, pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2016, belum menggambarkan hasil capaian program OPD  dengan tujuan percepatan optimalisasi potensi. Itu terutama dalam rangka meningkatkan PAD secara signifikan.

Fraksi mengusulkan harus dilakukan kajian potensi pendapatan daerah yang komprehensif, sehingga target pendapatan benar-benar diangka yang moderat. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous ArticlePemilik Pasir dari Matim Bertemu Kapolres Manggarai
Next Article Fraksi PKPN DPRD Nagekeo Tolak Penggunaan DAU untuk Tutup Defisit DAK

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.