Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tiga Wilayah di Bajawa Mulai Dilanda Kekeringan
Regional NTT

Tiga Wilayah di Bajawa Mulai Dilanda Kekeringan

By Redaksi12 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi krisis air (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Tiga wilayah di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada mulai dilanda kekeringan.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Ngada, Aloysius Watu kepada VoxNtt.com, Selasa (12/9/2017) melaporkan ketiga wilayah yang mengalami kekeringan itu, yakni Jawa Meze, Beiwali dan Langa.

Menurut dia, akibat kekeringan ketiga wilayah itu mengalami krisis air bersih.

BPBD Ngada bekerja sama dengan Polres Ngada, kata Aloysius, sudah memberikan bantuan berupa air bersih untuk masak dan minum.

Hal itu sebagai respon pemerintah atas musibah kekeringan yang melanda warga Jawa Meze, Beiwali dan Langa.

Dia mengaku, selama beberapa pekan terakhir ini pihaknya rutin menyalurkan air bersih ke tiga wilayah tersebut secara bergiliran.

“Saat ini kami berupaya agar warga tetap mendapatkan air bersih, khususnya untuk masak dan minum,” kata Aloysius.

Dia mengharapkan peran aktif dari warga untuk melaporkan jika ada daerah atau desa-desa yang mengalami kekeringan.

“Karena data tiga wilayah itu berdasarkan data kita. Soalnya selama ini belum ada laporan dari masyarakat tentang kekeringan,” ujar Aloysius. (Arkadius Togo/AA/VoN).

Ngada
Previous ArticleDua Hari Hilang, Warga Nagekeo ini Ditemukan Tewas di Kebun
Next Article KPU Ende Umumkan Dua Keputusan Pilkada

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.