Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Sebanyak 43 Desa di TTU Mulai Alami Kekeringan
NTT NEWS

Sebanyak 43 Desa di TTU Mulai Alami Kekeringan

By Redaksi17 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT– Sebanyak 43 desa yang tersebar di seluruh kecamatan di kabupaten TTU mulai mengalami kekeringan.

Informasi tersebut berhasil dihimpun VoxNtt.com di stan Badan Penanggulangan Bencana Daerah TTU yang berada di acara pameran dan expo dalam rangka memeriahkan HUT Kota Kefamenanu ke-95.

Kekeringan itu berdampak pada sulitnya pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-harinya.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes saat diwawancarai media ini usai peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah SMPN Seko, Sabtu (16/9/2017) membenarkan bahwa masyarakat TTU saat ini mulai mengalami kekeringan.

Bupati 2 periode tersebut juga mengatakan saat ini TTU termasuk dalam daftar 13 kabupaten di Provinsi NTT yang mengalami kekeringan.

Menurut Ray, masih tingginya sistem pertanian tebas bakar menjadi salah satu penyebab utama dari perubahan iklim sehingga terjadi kekeringan.

“Saya akan buat aturan untuk kita terapkan denda adat kepada petani yang masih melakukan sistem pertanian tebas bakar,biar ada efek jeranya,” tegas Ray.

Guna mengatasi kesulitan masyarakat akan air bersih tersebut, lanjut Ray, mulai pekan depan Pemda TTU akan melakukan pembagian air kepada masyarakat menggunakan mobil-mobil tanki yang ada.

“Mulai hari Senin (18/09/2017) kita akan gerakkan seluruh tanki yang ada untuk bagikan air kepada masyarakat di seluruh desa yang alami kesulitan air bersih, ” jelasnya. (Eman Tabean/AA/VoN)

TTU
Previous ArticlePeduli Pendidikan, Ikastara Bangun Gedung SMPN Sekon
Next Article Konsep UTUH Disebut ‘Jiplakan’, Ini Komentar Robert Marut

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.