Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab Belu Segera Bangun Kawasan Wisata Rohani
NTT NEWS

Pemkab Belu Segera Bangun Kawasan Wisata Rohani

By Redaksi19 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Belu didampingi Wabup dan Wakil Ketua DPRD Belu, serta Kadis Pariwisata memaparkan rencana pembangunan kawasan wisata Rohani. (Foto: Marcel)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu akan membangun patung dan taman doa sebagai kawasan wisata rohani.

Rencana pembangunan patung dan taman doa akan dimulai tahun 2018 mendatang yang berlokasi di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Belu.

Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan “Pertemuan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Dalam Rangka Seminar Akhir Perencanaan Kawasan Wisata Rohani” yang diselenggarakan di gedung Betelalenok, Selasa (19/9/2017).

Bupati Belu Willy Lay mengatakan pembangunan patung dan taman doa akan menggunakan dana APBN.

Namun, apabila tidak dibolehkan memakai APBN, maka proyek itu nanti akan menggunakan APBD dengan skema tahun tunggal, bukan tahun jamak.

Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan dalam pemaparannya menyampaikan rencana pembangunan kawasan wisata rohani merupakan salah satu langkah untuk memunculkan sebuah ikon yang bisa mengangkat nama Belu dari sisi pariwisata yang berbasis rohani.

“Harus ada satu ikon rohani di Kabupaten Belu sehingga masyarakat bisa berwisata dan mendalami iman sebagai orang Katolik,” kata Luan.

Mewakili kalangan rohaniwan, Pastor Fence dari Katedral Atambua sangat mengapresiasi rencana pembangunan kawasan wisata rohani yang dirancang oleh Pemkab Belu.

“Ini program yang jitu. Program ini menjawab kerinduan sebagian besar masyarakar Kabupaten Belu. Karena itu, pembangunan wisata rohani ini perlu dikawinkan dengan aspek sejarah tentang Agama Katolik yang ada di Atapupu,” kata Pastor Fance. (Marcel/AA/VoN)

Belu
Previous ArticleAKN Nagekeo Siap Berdiri Sendiri
Next Article Angka Kematian Ibu Hamil dan Bayi di Nagekeo Meningkat

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.