Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Dalam Dua Tahun Terakhir, Jumlah Penduduk Miskin di NTT Meningkat
HEADLINE

Dalam Dua Tahun Terakhir, Jumlah Penduduk Miskin di NTT Meningkat

By Redaksi24 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Potret rumah salah satu janda persis di sudut Kantor Bupati Ende, NTT (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Dalam dua tahun terakhir jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus meningkat.

Pada tahun 2015 dan 2016, NTT berada pada peringkat ketiga provinsi termiskin di Indonesia setelah Papua dan Papua Barat. Sebelumnya pada tahun 2013 dan 2014, NTT berada di urutan keempat.

Data BPS NTT menyebut jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Timur pada bulan September 2016 sebesar 1.150.080 orang (22,01 persen) dari sekitar 5, 2 juta penduduk provinsi ini.

Baca: Demokrasi Tanpa Kematangan Ekonomi dan Pendidikan Akan Berbahaya

Jumlah ini meningkat sekitar 160 orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2016 yang berjumlah 1.149,092 orang (22,19 persen).

Berdasarkan daerah tempat tinggal, selama periode Maret 2016 – September 2016, persentase penduduk miskin di daerah perdesaan menurun sebanyak 300 orang (dari 1.037.900  orang menjadi 1.037.600 orang).

Sementara untuk perkotaan mengalami kenaikan sebanyak 460 orang (dari 112.020  orang menjadi 112.480 orang).

Terkait pendapat perkapita, garis kemiskinan naik sebesar 1,26 persen. Naik dari Rp 322.947 per kapita per bulan pada Maret 2016 menjadi Rp 327.003 per kapita per bulan pada September 2016. (VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleIKMR Kupang Gelar Rapat
Next Article Mau Lepas Penat? Yuk, Kunjungi Air Terjun Tiga Tingkat di TTU

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.