Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Alasan Sakit, Bupati Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi
NTT NEWS

Alasan Sakit, Bupati Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

By Redaksi27 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Dewa Ditya. (Foto: Satria)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NT-Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch Dula meminta penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Mabar untuk menunda pemeriksaan dirinya dengan alasan sakit.

Bupati Dula diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Proyek Jalan Lando-Noa di kecamatan Macang Pacar yang sedianya dilakukan hari ini, Rabu (27/9/2017).

“Bupati mengaku sakit sehingga tidak datang,” ujar Kasat Reskrim,Iptu Dewa Ditya,S.Ik.

Ditya mengatakan pemberitahuan sakit Bupati Dula disampaikan melalui Kepala Bagian Hukum, Hilarius Madin dengan pemberitahuan secara lisan.

Namun pihaknya meminta Kabag Hukum untuk melampirkan pemberitahuan secara tertulis.

“Kita meminta Kabag hukum tadi untuk sampaikan secara tertulis alasan sakitnya,” tuturnya.

Dia mengaku Bupati Gusti diperiksa lagi untuk melengkapi berkas tersangka Jimi Ketua berdasarkan petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum.

“Bupati masih diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Jimi Ketua,” katanya.

Mengenai ketidakhadiran Dula, Iptu Ditya mengatakan akan melayangkan lagi surat panggilan berikutnya untuk mendengarkan kesaksian bupati Mabar dua periode ini. (Gerasimos Satria/VoN).

Manggarai Barat
Previous ArticleTujuh Stan Pameran Jambore Pariwisata se-NTT di Nagekeo Roboh
Next Article Polres Mabar Diminta Usut Tuntas Dugaan Pembunuhan Feliks Salut

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.