Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tujuh Stan Pameran Jambore Pariwisata se-NTT di Nagekeo Roboh
NTT NEWS

Tujuh Stan Pameran Jambore Pariwisata se-NTT di Nagekeo Roboh

By Redaksi27 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu stan pameran jambore pariwisata se-NTT di Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo yang roboh setelah diterjang angin
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Pameran Jambore Pariwisata Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diselenggarakan di Kabupaten Nagekeo tahun 2017 memalukan.

Betapa tidak, ada tujuh stan pameran dari beberapa kabupaten yang kerjakan panitia pameran roboh akibat ditiup angin yang tidak begitu kencang. Kejadian itu tepat pukul 08.00 Wita, Rabu (27/9/2017).

Pameran itu berlangsung di lapangan Berdikari Danga-Mbay.

Pantauan VoxNtt.com, stan-stan yang dibuat dari tenda jadi tersebut tiba-tiba roboh setelah diterjang angin kencang.

Semua balon yang dipasang di tujuh stan itu pecah.

Beruntung saat kejadian itu belum ada tamu atau peserta jambore yang masuk ke dalam stan-stan itu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pukul 09.00 Wita, Rabu pagi akan dimulai acara puncak pameran.

Afin warga Nagekeo yang ditemui di lapangan Berdikari Danga sangat menyayangkan robohnya tujuh stan itu.

Menurut dia, stan roboh karena panitia pameran kerja asal jadi.

“Atas kejadian ini, kita sebagai orang Nagekeo sangat memalukan sekali. Orang datang kunjung di kampung kita, tapi persiapan tidak bagus, orang bilang apa kita,” ujar Afin.

Sementara hingga berita ini diturunkan, VoxNtt.com belum menemukan panitia lokal Jambore Pariwisata Tingkat Provinsi NTT itu. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleProyek Gorong-gorong Irigasi Wae Kuli Diduga Bermutu Rendah
Next Article Alasan Sakit, Bupati Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.