Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ancam Korban Dugaan Pemerkosaan, Oknum Polisi dari Polres Manggarai Dikecam
NTT NEWS

Ancam Korban Dugaan Pemerkosaan, Oknum Polisi dari Polres Manggarai Dikecam

By Redaksi28 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Perkosa (Foto: Bangka Pos)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Tokoh muda asal Wae Lengga kecamatan Kota Komba kabupaten Manggarai Timur (Matim), Ramly Turu mengecam oknum polisi Polsek Wae Lengga-Polres Manggarai.

Kecaman Ramly tersebut lantaran salah satu oknum Polsek Wae Lengga mengacam AD, korban pemerkosaan asal Beker, Desa Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba.

Pengancam itu diduga dilakukan saat AD diperiksa di Polsek Wae Lengga beberapa waktu lalu.

“Saya mengecam tindakan oknum polisi yang mengancam korban apabila menyebut semua pelaku. Polisi ko bertindak senonoh begitu. Bukannya melayani malah mengancam. Saya kesal dan kecewa,” kata Ramly kepada VoxNtt.com melalui telepon, Kamis (28/9/2017).

Atas dugaan pengancaman itu, Ramly meminta Kapolres Manggarai AKBP Marselis Sarimin Karong segera menindaktegas oknum polisi yang mengancam korban AD di Polsek Wae Lengga.

Selain itu, dia juga mendesak Polsek Wae Lengga dan Polres Manggarai untuk segera menindaklanjuti kasus dugaan pemerkosaan itu.

Baca: Keluarga Korban Pemerkosaan Kesal dengan Oknum Polisi di Polsek Wae Lengga

“Saya minta Polres Manggarai secepatnya usut tuntas kasus ini. Jangan didiamkan. Sudah lama kasus ini dilaporkan. Tetapi, sampai saat ini penangananya belum jelas,” tegas Ramly. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleInspektorat TTS Akui Temuan 20 Miliar Dana yang Diselewengkan
Next Article Niko Martin: DPR itu wakil rakyat, bukan untuk kerja proyek

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Manusia dalam Babel Digital

13 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.