Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Diduga Dibuang, Bayi ini Tidur di Semak-Semak
HEADLINE

Diduga Dibuang, Bayi ini Tidur di Semak-Semak

By Redaksi10 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bayi yang diduga dibuang orang tuannya, tergeletak di semak-semak. (Foto: Group Veki Lerik Bebas Bicara, Bicara Bebas)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT– Seorang bayi yang diduga dibuang orangtuanya ditemukan tergelatak di semak-semak persis di belakang Pos POM AU Lanud Bandara El Tari, Kelurahan Penfui, Kota Kupang, NTT, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 7.45 Wita.

Bayi tersebut diketahui berjenis klamin laki-laki. Bayi malang itu ditemukan empat orang penumpang yang hendak menuju bandara Eltari Kupang.

“Ada empat orang yang temukan bayi itu atas nama, Moch. Susilo beserta tiga rekannya atas nama Ikhsan Hanavi, Restu Ari Nugroho dan Didik Susilo. Dalam perjalanan mereka mendengar tangisan sang bayi,” ujar Babinsa Penfui, Serda Yaner Neon Metha kepada wartawan seperti dilansir metrotimor.com, Selasa (10/10/2017).

Petugas di Bandara sedang menyelamatkan bayi tersebut. (Foto: Group Veki Lerik)

Peristiwa itu, kemudian dilaporkan keempat warga tersebut ke petugas keamanan Lanud Eltari Kupang. Bayi itu kemudian dibawa oleh petugas ke Rumah Sakit AU Lanud Eltari.

“Sampai saat ini belum diketahui siapa orangtua bayi malang itu,” kata Serda Yaner.

Pantauan wartawan, bayi itu dalam kedaan sehat dan ceriah, sesekali dia tertawa saat dirinya dicandai anggota polisi dan TNI AU yang tengah mengurusnya. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh bayi itu.

Bayi tersebut kini sedang berada di RS Bhyangkara Kupang dibawah Titus Uly Usai diperiksa oleh tim dokter RS AU Lanud Eltari.

Sebelumnya beredar foto bayi tersebut di group veki lerik bebas bicara bicara bebas yang diunggah oleh beberapa akun Facebook. Pantauan media ini di group itu banyak yang mengomentari dan mengutuk perilaku oknum yang membuang bayi yang dibaluti selimut hiaju tersebut. (TS/VoN)

 

Kota Kupang
Previous ArticlePanwaslu Kabupaten Mabar Lakukan Rekrutmen Panwascam
Next Article Tidak Ada Pertimbangan Soal Ketidakhadiran di Surat Pemecatan Asty Dohu

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.