Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Cerpen: Ketika Ibu Tak Merestui
Sastra

Cerpen: Ketika Ibu Tak Merestui

By Redaksi15 Oktober 20177 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Cerpen Sedih Yang Tidak Dramatis

Oleh: Hengky Ola Sura, Redaksi Seni Budaya Voxntt.com

Membaca cerpen Nadha, edisi Minggu ini pembaca seharusnya dibawa pada pengalaman dramatis akan kisah cinta antara Sofie dan Charles yang mampet didera penolakan sang ibu Sofie.

Satu yang senantiasa saya temukan dalam hampir kebanyakan cerpen-cerpen karya cerpenis-cerpenis NTT adalah belum adanya keberhasilan mengeksplorasi cerita jadi sebuah kisah yang bercerita.

Sang cerpenis sepertinya sudah yakin bahwa cerpennya ini kisah sedih tapi yang terjadi adalah satu jalan cerita yang datar.

Membaca dan mendalami cerpen Ketika Ibu Tak Merestui, pembaca dihadapkan pada bumbu-bumbu bahasa yang ditampakan secara berlebihan dan tanpa jiwa.

Secara pribadi saya kira apa yang hidup dalam imaginasi Nadha itu sudah sangat luar biasa sayang mampet pada jalan cerita.

Usaha macam ini hanya bisa dilakukan dengan terus berkarya dan ikut pula membaca cerpen-cerpen lainnya sebagai referensi.

Tanpa bermaksud untuk melarang Nadha agar patah arang dalam menulis saya kira jalan satu-satunya yang bisa dicoba adalah terus berkarya. ***

 

1 2 3
Previous ArticlePKS Mabar Siap Ikut Pemilu 2019
Next Article Satu Hari Jelang Penutupan, 5 Partai Serahkan Berkas ke KPUD TTU

Related Posts

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026

Senja di Atas Batu Sisa

13 April 2026
Terkini

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.