Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bakal Ada yang Menyusul Laurens Loni
Regional NTT

Bakal Ada yang Menyusul Laurens Loni

By Redaksi17 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Situasi pemeriksaan Mantan Kabag Tapem Matim, Lorens Loni di ruangan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Manggarai
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Laurens Loni, tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur ditahan Kejaksaan Manggarai pada Selasa, 3 Oktober 2017.

Dalam proyek yang merugikan negara sebesar 300 juta lebih itu, Laurens Loni menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Adapaun pasal yang menjerat tersangka yakni pasal 2 junto pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun.

BACA: Ditahan Jaksa, Laurens Loni: Saya Terkejut

Subsidernya yaitu pasal 3 junto pasal 15 UU No. 39 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun.

Kini, bekas Kabag Tapem Matim yang baru saja dilantik menjadi Kadis PUPR 23 Juni 2017 itu sudah menghuni salah satu sel di Rutan Kelas II B Ruteng. Publik pun bertanya, siapa yang bakal menyusulnya ke sana?

Terhadap pertanyaan itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Manggarai, Ida Bagus Windyana kepada VoxNtt.com, Kamis, (6/10/2017) enggan menjawab. Namun, sepintas dia memberi signal akan adanya tersangka baru itu.

BACA: Breaking News: Mantan Kabag Tapem Matim Ditahan

“Kita lihat perkembangan penyidikan. Biasanya kalau Pasal 55 (KUHP), ada itu (tersangka lain),” ujarnya.

Dia menjelaskan, Pasal 55 KUHP itu mengatur tentang tindak pidana penyertaan. Dalam penyertaan, diisyaratkan adanya orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau turut melakukan suatu perbuatan pidana.

Kontributor: Ano Parman
Editor: IK

Manggarai
Previous ArticlePemkab Ende Akui Penyerahan Mobil Damkar ke Bandara Tanpa Dokumen
Next Article Terkait Tiga Kasus Ini, Kades Manong-Rahong Utara Dilaporkan ke Jaksa

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.