Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Banyak Pejabat dalam Pusaran Korupsi, Bupati Tote Diminta Bina Pegawai
NTT NEWS

Banyak Pejabat dalam Pusaran Korupsi, Bupati Tote Diminta Bina Pegawai

By Redaksi19 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Niko Martin (Foto: Flores Editorial)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Di era kepemimpinan Yoseph Tote dan Agas Andreas di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), tidak sedikit pejabat yang tersandung kasus korupsi.

Dalam catatan VoxNtt.com, selama kurang lebih 10 tahun rezim Tote-Agas sedikitnya sudah 7 pejabat yang menjadi tersangka oleh pihak Kejari Manggarai dalam pusaran kasus korupsi.

Menanggapi preseden tersebut, tokoh masyarakat Matim Niko Martin mengaku miris dengan rezim Tote-Agas.

Menurut dia, banyaknya pejabat yang terjerat kasus korupsi mengharuskan Bupati Tote segera membina etika dan moral bawahannya secara baik.

“Bupati Tote perlu melakukan pembinaan berjenjang terhadap pegawai di Matim. Itu sangat penting. Untuk perbaikan kinerja pegawai, terlebih khusus mental korupsi,” tegas Niko di Kediamannya di Borong, Kamis (18/10/2017).

Tak hanya Niko yang menyorot hal ini. Tokoh masyarakat lain di Matim, Edy Dahal mengatakan banyaknya pejabat yang korupsi itu menunjukkan mentalitas perlu diperbaiki.

“Revolus birokrasi itu penting untuk memperbaiki mental pejabat yang korup. Pejabat publik itu mesti profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas,” tegas Edy.

Dikatakannya, banyak pejabat yang korupsi itu bukti kegagalan Pemkab Matim mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Bupati Matim perlu mengevaluasi kinerja pejabat-pejahat dan memberikan pembinaan pegawai secara berjenjang.

“Ini bukan suatu keberhasilan tetapi kegagalan. Perlu evaluasi dan pembinaan pegawai. Daripada masyarakat terus dikorban akibat ulah orang-orang yang mau kaya sekejap itu. Korupsi di Matim perlu diperhatikan serius,” tegasnya.

Kata Edy, pembangunan di Matim terkesan jalan di tempat karena uang negara banyak dimasukan ke dalam kantung pribadi oknum-oknum yang tidak bertanggunng jawab itu.

“Pembangunan itu untuk kesejahteraan masyarakat. Bukan kesejahteraan oknum-oknum tertentu. Saat ini Matim darurat korupsi dan butuh pemimpin yang berani dan tegas berantas korupsi. Hasil akhirnya yaitu menciptakan masyarakat Matim yang sejahtera,” tegas dia.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleOknum Guru SD di TTU Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Muridnya
Next Article Dipanggil Jaksa, Dirut CV Tiga Putera Sejati Sakit

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.