Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»GOR Megah TTS Menyimpan Bau Tak Sedap
Regional NTT

GOR Megah TTS Menyimpan Bau Tak Sedap

By Redaksi24 Oktober 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak depan GOR Nek'mese, TTS. (Foto: Paul Resi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT- Gedung Olah Raga (GOR) Nekmese, Kabupaten TTS yang dibangun secara multy years sejak tahun 2011 hingga 2013 menyimpan bau tak sedap.

Bau tak sedap di GOR yang diresmikan Menteri Pemuda Dan Olah Raga (kini mantan), Roy Suryo pada 13 September 2014 diketahui bersumber dari kamar WC.

Pantauan VoxNtt.com dalam gedung yang tampak luarnya begitu megah tersebut terdapat 21 kamar WC dan cuma 6 WC yang terpakai, selebihnya sama sekali tidak bisa dipakai karena kondisinya yang rusak dan tidak diperhatikan.

WC di Ruang Kerja Kepala Bidang Pemberdayaan Dan Pengembangan Pemuda. (Foto: Paul Resi)

Kebanyakan dari WC yang tidak bisa dipakai karena kerusakan pada closet dan beberapa closet ada yang tersumbat. Kondisi ini semakin diperparah dengan pembangunan kamar WC tanpa fentilasi udara, sehingga menyebabkan tempat itu kian pengap dan menyengat.

Dekri Benu, seorang petugas pemeliharaan saat diwawancarai, Senin (23/10/2017) mengatakan, bau busuk yang menyengat itu disebabkan karena pengunjung yang membuang air kencing maupun BAB tidak menyiram kotoran mereka dan bahkan ada yang tetap menggunakan kamar WC yang closetnya sudah rusak dan tersumbat.

Didapati ada 6 kamar WC di bagian utara lantai 1 yang sama sekali tidak bisa dipakai karena klosetnya tersumbat sejak tahun lalu.

Sementara di bagian Timur terdapat 4 kamar WC yang juga tidak terpakai, salah satunya adalah kamar WC pada ruang kerja Kepala Bidang Pemberdayaan Dan Pengembangan Pemuda, dimana kamar WC tersebut sudah ditutup oleh lemari kerja karena bau menyengat.

Di lantai 2 pun sama ada 3 kamar WC yang tertutup rapat dan persis tidak dapat digunakan karena tersumbat dan closetnya pun rusak.

Salah satu Closet yang rusak dan tampak air tak ada di kamarnya. (Foto: Paul Resi)

Salah seorang warga yang tidak mau namanya disebutkan menyayangkan kondisi WC yang dibiarkan seperti itu tanpa ada upaya perbaikan. Menurutnya, kondisi WC yang menyengat itu tak hanya karena ulah dari pengunjung yang tidak menyiram closet usai buang air, tetapi juga karena ketaktersediaan air di situ.

“Kita sayangkan gedung yang terlihat mega dari luar tetapi ketika masuk dikamar WC joroknya minta ampun baru air juga tidak ada,” ketusnya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten TTS untuk segera memperbaiki WC yang dan closet yang sudah rusak agar bisa digunakan lagi.

Sekedar diketahui, Gedung Olah Raga (GOR) Nekmese ini dibangun secara multy years sejak tahun 2011 hingga 2013 dan menelan dana Rp 29.920.383.000 yang bersumber dari dana APBD Kabupaten TTS sebesar Rp 26.420.383.000 dan APBN sebesar Rp. 3.500.000.000.

Gedung tersebut dikerjakan oleh PT. Waskita Karya dengan konsultan perencana CV. Bayu Pratama. GOR Nekmese tersebut diresmikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga KRMT Roy Suryo Notodoprojo pada tanggal 13 September 2014.

Penulis: Paul Resi

Editor: Boni Jehadin

TTS
Previous ArticleAsty Dohu Dipecat, Bukti Posisi Tawar THL di Matim Lemah
Next Article IMAM Maumere Rayakan Hari Sumpah Pemuda dengan Caci

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.