Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»IMAM Maumere Rayakan Hari Sumpah Pemuda dengan Caci
KOMUNITAS

IMAM Maumere Rayakan Hari Sumpah Pemuda dengan Caci

By Redaksi24 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Ikatan Mahasiswa/i Asal Manggarai di Maumere (IMAMM) akan menggelar pentas budaya di Maumere pada 28 Oktober 2017 mendatang.

Adapun tarian yang akan ditunjukan adalah caci. Pentas caci ini digelar dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap Tanggal 28 Oktober.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh Ikatan Mahasiswa Pelajar Manggarai Ende (IMAPELMA), sebagai meka landang (tamu pendatang) atau kelompok lawan.

Meka landang akan tiba di Maumere sehari sebelum acara digelar. Mereka akan menginap di Kantor Scalabrinian Pastoral Center-Nangalimang.

Caci akan dipentaskan di Lapangan Kota Baru Maumere. Usai pentas meka landang langsung meninggalkan Kota Maumere setelah dilakukan Pelepasan pada malam harinya.

Ketua IMAMM Periode 2017/2018 sekaligus penanggung jawab kegiatan, Ernestus Holivil kepada VoxNtt.com mengungkapkan, tujuan pentas caci ini adalah membangun silahturahmi antara IMAMM dengan IMAPELMA Ende serta para sesepuh Manggarai di Maumere.

Selain membangun tali silahturahmi Mahasiswa Ledalero yang kerap disapa Eren ini juga mengatakan bahwa Pemuda harus menjadi pelopor yang menggerakan pembangunan di bangsa ini, agar bangsa ini terus eksis.

Eren mengklaim bahwa kemajuan bangsa hari ini adalah berkat perjuangan kaum musa. “Kaum muda harus menjadi motor penggerak. Bangsa ini bisa eksis sampai sekarang karena perjuangan kaum muda tempo dulu”, tegasnya.

Menurutnya kegiatan pentas caci ini sengaja digelar guna membangkitkan kesadaran kaum muda dalam merawat budaya sebagai kekayaan warisan leluhur yang patut dijaga dan dilestarikan.

Eren juga menjelaskan, caci juga bukan sekedar pertunjukan seni melainkan ada makna kehidupan yang tersirat dibalik seni caci itu sendiri.

“Ada banyak hal yang bisa kita petik dari kegiatan caci, misalnya, membangkitkan rasa percaya diri, keberanian, sportifitas, saling menghormati dan tidak dendam,” kata Mahasiswa Filsafat semester 8 ini.

Adapun Penasihat kegiatan ini adalah Orang Tua Manggarai di Maumere. Moderator Pelaksana kegiatan, P. Ansensius Guntur, Cs. Ketua Panitia, Nardi. M.T. Panggul.

Panggul mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk bersama menyaksikan pentas caci tersebut. “IMAMM mengajak seluruh masyarakat Maumere dan sekitarnya untuk menyaksikan acara pentas caci di Lapangan Kota baru tanggal 28 Okrober,” ajak Panggul.

Sekedar diketahui, caci adalah jenis tarian favorit lelaki manggarai. Dalam lakonnya, kedua orang yang pentas saling mencambuk menggunkan larik (cambuk) yang terbuat dari kulit kerbau dan gagangnya dari kayu yang juga dibaluti kulit kerbau.

Cambukan dalam caci ini kerap menimbulkan luka yang berdarah, karena itu setiap yang melakonkan caci haruslah orang-orang yang professional. Walaupun demikian, para penari selalu tampil sportif dan tetap saling menghormati.

 

Penulis: Erik San

Editor: Boni Jehadin

Sikka
Previous ArticleGOR Megah TTS Menyimpan Bau Tak Sedap
Next Article Ruangan Kadis Perindagkop Mabar Dikunci

Related Posts

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

HWDI NTT Gelar Workshop Advokasi Berbasis Bukti, Dorong Akses Layanan Inklusif

6 Mei 2026

Festival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo

5 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.