Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»HWDI NTT Gelar Workshop Advokasi Berbasis Bukti, Dorong Akses Layanan Inklusif
KOMUNITAS

HWDI NTT Gelar Workshop Advokasi Berbasis Bukti, Dorong Akses Layanan Inklusif

By Redaksi6 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
HWDI DPD NTT pose bersama di sela-sela kegiatan workshop di Hotel Sahid T-More Kupang, Rabu, 6 Mei 2026 (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) bekerja sama dengan Perkumpulan Inisiatif dan Sekretariat Nasional Forum Transparansi untuk Anggaran (Seknas Fitra) yang diwakili Bengkel APPeK NTT, menggelar workshop advokasi berbasis bukti bagi perempuan penyandang disabilitas di Hotel Sahid T-More Kupang, Rabu, 6 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Koalisi PRIMA (Peningkatan Representatif dan Inklusi Perempuan dalam Anggaran) yang didukung International Budget Partnership (IBP).

Program tersebut merupakan bagian dari SPARK 2 (Strengthening Public Accountability for Results and Knowledge) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan perempuan penyandang disabilitas melalui peningkatan akses serta kualitas layanan kesehatan reproduksi yang inklusif, termasuk pemanfaatan kanal pengaduan pelayanan publik milik pemerintah.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) melalui Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) atau SP4N-LAPOR!.

Ketua HWDI DPD NTT, Petronela Nai Kofi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan advokasi inklusi bagi penyandang disabilitas di Nusa Tenggara Timur.

“Berbagi pengalaman memperkuat jejaring. Selama ini HWDI NTT berupaya mendorong advokasi yang mendorong penyandang disabilitas yang inklusi,” ujar Petronela.

Ia menambahkan, HWDI DPD NTT telah terlibat dalam proses refleksi audit di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, termasuk melakukan audiensi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang dan Ombudsman untuk mendorong perbaikan layanan.

Menurut dia, workshop menjadi ruang berbagi pengalaman antar perempuan penyandang disabilitas sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi.

“Kami menyadari masih terdapat berbagai tantangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan ini penting sebagai ruang menyusun strategi advokasi bersama. Hasil workshop diharapkan menjadi panduan konkret bagi HWDI NTT dalam memperjuangkan akses anggaran yang lebih inklusif.

Ketua II DPP HWDI Pusat, Walin Hartati mengatakan workshop dan diskusi advokasi pengaduan dilaksanakan selama dua hari, yakni 6–7 Mei 2026.

“Ruangan ini adalah aman. HWDI tidak mentolerir kekerasan apapun. Kami sangat berterimakasih karena NTT perkembangannya sangat pesat,” pungkasnya.

Direktur Bengkel APPeK, Vinsen Bureni menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari refleksi atas kerja HWDI di NTT dalam memperjuangkan layanan kesehatan yang inklusif bagi perempuan penyandang disabilitas.

Ia menekankan pentingnya memastikan tata kelola keuangan yang baik dan inklusif serta mendorong kelompok rentan memiliki akses dan relasi dengan pengambil kebijakan.

Penulis: Ronis Natom

Bengkel Appek HWDI HWDI DPD NTT HWDI NTT PRIMA
Previous ArticlePN Tipikor Kupang Putus Kasus Korupsi Rehab Sekolah, Hakim Kesampingkan Bukti Rekaman
Next Article DPRD Manggarai Soroti Kasus Bunuh Diri, Minta Pemda Ambil Langkah Konkret

Related Posts

Prosesi Patung Bunda Maria Penolong Abadi Jadi Ikon Ziarah Umat Paroki Karot

2 Mei 2026

Pelantikan DPC GAMKI Nagekeo Jadi Momentum Arah Baru Gerakan Pemuda Berbasis Aksi Nyata

26 April 2026

Sinode IV Sesi II Keuskupan Ruteng Fokuskan Program Pastoral dan Gereja Sinodal

13 April 2026
Terkini

Jangan Suapi Kami Jawaban: Gugatan Pemuda atas Pendidikan Tanpa Dialog

24 Juni 2026

Spiritualitas Yohanes Pembaptis: Bertobat Tiap Kali Minum Air, Mandi, Masak, dan Buang Air

24 Juni 2026

Membongkar Mitos ‘Indonesia Barat Sibuk Demo, Indonesia Timur Sibuk Pesta Bola

23 Juni 2026

Wakil Bupati Nagekeo Terjatuh dari Kuda Saat Penyambutan Peserta MTQ NTT

23 Juni 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.