Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Sinode IV Sesi II Keuskupan Ruteng Fokuskan Program Pastoral dan Gereja Sinodal
KOMUNITAS

Sinode IV Sesi II Keuskupan Ruteng Fokuskan Program Pastoral dan Gereja Sinodal

By Redaksi13 April 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Diskusi Sinode Sesi 1, pada 7 Januari 2026 di Wae Lengkas, Ruteng (Foto: Dok. Komsos Keuskupan Ruteng)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Keuskupan Ruteng menggelar Sinode IV Sesi II pada 13–17 April 2026 di Wae Lengkas, Ruteng. Agenda ini menitikberatkan pembahasan program pastoral dalam tiga bidang utama yakni, pewartaan, pengudusan, dan persekutuan umat.

Ketua Pelaksana Panitia, RD Andi Jeramat, mengatakan sesi kedua menjadi tahap penting untuk merumuskan arah pastoral yang lebih konkret dan kontekstual.

“Kami ingin memastikan program yang dirumuskan benar-benar berangkat dari situasi nyata umat, bukan sekadar konsep,” ujarnya pada Minggu, 12 April 2026.

Menurut dia, pembahasan dalam sesi ini mencakup penguatan pewartaan, termasuk pemanfaatan ruang digital, pembaruan pelayanan sakramen, serta pengembangan komunitas basis sebagai fondasi kehidupan menggereja.

“Fokusnya sederhana: bagaimana Gereja semakin hadir, relevan, dan menyentuh kehidupan umat sehari-hari,” kata Andi.

Sekretaris Jenderal Sinode IV, RD Martin Chen, menegaskan Sinode IV merupakan kelanjutan sekaligus pembaruan dari arah dasar yang telah dirumuskan dalam Sinode III (2013–2015).

“Selama sepuluh tahun terakhir, arah itu sudah dijalankan. Sekarang kita evaluasi, lalu kita perbarui sesuai tantangan zaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sinode IV juga menegaskan komitmen Keuskupan Ruteng untuk menjadi Gereja yang sinodal.

“Artinya Gereja yang berjalan bersama, saling mendengar, dan mengambil keputusan secara bersama dalam terang iman,” kata Martin.

Dalam sesi kedua ini, peserta mendalami bidang pewartaan melalui Kitab Suci, katekese sakramen, katekese umat, serta pewartaan di era digital.

Bidang pengudusan mencakup pelayanan sakramen, sakramentali, dan devosi umat. Adapun bidang persekutuan membahas penguatan Komunitas Basis Gerejawi (KBG), persekutuan stasi, Orang Muda Katolik (OMK), Sekami, dan komunitas rohani.

Sinode IV menggunakan metode 3M: mendengar, menilai, dan memutuskan. Proses ini bertolak dari data konkret kehidupan umat yang dihimpun melalui katekese di KBG, diskusi kelompok terarah, survei, dan observasi lapangan. Hasilnya kemudian direfleksikan dalam terang iman untuk dirumuskan menjadi program pastoral.

Tiga narasumber dijadwalkan hadir dalam sesi ini, yakni Dr. Haryatmoko dari STF Driyarkara Jakarta dengan tema pewartaan digital, Dr. Inosensius Sutam tentang praktik pengudusan dalam tradisi religius, serta Prof. Dr. Yohanes S. Lon mengenai penguatan Komunitas Basis Gerejawi.

Selain itu, Keuskupan Ruteng juga akan meluncurkan program “Keuskupan Ruteng Sayang Anak” dalam perayaan Paskah bersama di Wae Lengkas. Acara tersebut turut mengundang Bupati Manggarai dan Bupati Manggarai Timur.

Sinode IV Keuskupan Ruteng berlangsung dalam empat sesi sepanjang 2026, dengan perayaan puncak dijadwalkan pada 7 Oktober 2026. [VoN]

Keuskupan Ruteng Manggarai Sinode Keuskupan Ruteng
Previous ArticleMembaca Wacana Pemberhentian Pegawai P3K NTT melalui Pendekatan Institusional Miriam Budiardjo
Next Article Pemdes Satar Ngkeling Serahkan Aset Tanah Desa untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih

Related Posts

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

Jangan Suapi Kami Jawaban: Gugatan Pemuda atas Pendidikan Tanpa Dialog

24 Juni 2026

Spiritualitas Yohanes Pembaptis: Bertobat Tiap Kali Minum Air, Mandi, Masak, dan Buang Air

24 Juni 2026

Membongkar Mitos ‘Indonesia Barat Sibuk Demo, Indonesia Timur Sibuk Pesta Bola

23 Juni 2026

Wakil Bupati Nagekeo Terjatuh dari Kuda Saat Penyambutan Peserta MTQ NTT

23 Juni 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.