Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»DPRD Manggarai Soroti Kasus Bunuh Diri, Minta Pemda Ambil Langkah Konkret
Regional NTT

DPRD Manggarai Soroti Kasus Bunuh Diri, Minta Pemda Ambil Langkah Konkret

By Redaksi7 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Manggarai Fraksi Partai Demokrat, Klementinus Malis (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai dari Fraksi Partai Demokrat, Klementinus Malis, menyampaikan keprihatinannya atas kasus bunuh diri yang terjadi di Kecamatan Ruteng pada Rabu, 6 Mei 2026.

Keprihatinan itu sebelumnya juga telah ia sampaikan dalam Sidang Paripurna penyerahan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 pada Senin, 27 April 2026.

Dalam forum tersebut, Klementinus yang juga Ketua Komisi C dari Fraksi Partai Demokrat menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Manggarai, salah satunya terkait maraknya kasus bunuh diri dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menilai, kasus bunuh diri di Kabupaten Manggarai terus berulang setiap tahun dan membutuhkan penanganan serius dari pemerintah daerah.

Dalam sidang tersebut, Klementinus meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret dengan menginisiasi forum diskusi lintas sektor guna mencari akar persoalan sekaligus merumuskan langkah pencegahan.

“Jangan sampai kasus bunuh diri ini dianggap seperti tradisi. Pemerintah perlu melibatkan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, ahli psikologi, para akademisi, dan ahli filsafat untuk mencari akar masalah dan langkah pencegahan,” tegas Klementinus.

Selain itu, ia kembali mendorong pemerintah daerah untuk membuka ruang diskusi publik yang melibatkan berbagai unsur, seperti tokoh agama, akademisi, ahli psikologi, serta Forkopimda.

“Untuk mencari tahu apa kira-kira motif dan penyebab bunuh diri yang marak terjadi sekarang,” ujarnya.

Klementinus menegaskan, langkah tersebut penting sebagai upaya preventif agar kasus bunuh diri tidak terus berulang di masa mendatang.

Ia pun meminta pemerintah daerah segera menginisiasi forum lintas sektor sebagai bentuk tindakan konkret dalam menangani persoalan tersebut.

Penulis: Isno Baco

Demokrat Demokrat Manggarai DPRD Manggarai Klementinus Malis Manggarai
Previous ArticleHWDI NTT Gelar Workshop Advokasi Berbasis Bukti, Dorong Akses Layanan Inklusif
Next Article DPRD Manggarai Dorong Industri Berbasis Potensi Lokal dan Hilirisasi Produk

Related Posts

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026
Terkini

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.