Ilustrasi krisis air (Foto: Ist)
alterntif text

Mbay, Vox NTT-Warga Kelurahan Towak Kecamatan Aesesa Selatan mengaku kesal dengan Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyedian Air Minum (BLUD SPAM) Nagekeo.

Pasalnya, sudah tiga pekan terakhir air minum milik BLUD SPAM Nagekeo tidak disalurkan ke kelurahan Towak.

Armin, warga Kelurahan Towak kepada VoxNtt.com, Selasa (24/10/2017) membenarkan sudah tiga pekan air PAM tidak jalan ke tempat mereka.

Dia mengaku kesal dengan BLUD SPAM Nagekeo yang terkesan apatis mencari jalan keluar atas persoalan macetnya air bersih tersebut.

Beberapa kali warga melaporkan kejadian itu ke BLUD SPAM Nagekeo. Namun hingga kini tak kunjung ada jalan keluarnya.

Padahal menurut Armin kebutuhan air sangat vital bagi kehidupan manusia, termasuk untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Hal yang sama juga di keluhkan warga Kelurahan Lape, Patrisia Tandi. Dia juga mengaku sudah tiga pekan terakhir air dari BLUD SPAM Nagekeo tidak keluar.

Untuk kebutuhan MCK, kata dia, warga terpaksa menggunakan air sumur.

Karena itu, Patriasia berharap agar pemerintah dan DPRD Nagekeo segera memperhatikan macetnya air tersebut.

Sementara itu, Kepala BLUD SPAM Nagekeo Menang Kornelis‎ ketika dihubungi wartawan melalui ponselnya, Selasa belum merespon terkait keluhan warga tersebut. Beberapa kali dikontak, namun Kornelis tak kunjung mengangkatnya hingga berita ini diturunkan.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba