Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kapal Bermuatan Barang Ilegal ‘Hilang’ dari Pelabuhan L. Say
NTT NEWS

Kapal Bermuatan Barang Ilegal ‘Hilang’ dari Pelabuhan L. Say

By Redaksi31 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak kapal kayu yang diduga mengangkut barang ilegal yang ditahan pihak Bea dan Cukai tidak terlihat di dermaga 4 Pelabuhan L. Say, Maumere. (Foto: Are de Peskim/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Kapal yang diduga bermuatan barang-barang ilegal menghilang dari pelabuhan L. Say, Maumere, Selasa (31/10/2017).

Pantauan VoxNtt.com kurang lebih pukul 12:00 kapal kayu dan kapal patroli Bea dan Cukai, BC 8004 tak terlihat di dermaga 4 Pelabuhan L. Say.

Di lokasi tersebut hanya ada kapal Patroli Kepolisian, KM. Cucakrawa.

Tidak lama kemudian, BC 8004 berlayar dari arah timur dermaga 4 dan berlabuh di sana.

Padahal pagi harinya, kurang lebih pukul 10:00 VoxNtt.com yang memantau ke lokasi masih menemukan kedua kapal tersebut berada di lokasi.

Menurut informasi yang diperoleh dari salah seorang saksi mata di lokasi, kapal kayu tersebut keluar ke arah timur dermaga.

“Kapal kayu keluar dulu baru kapal yang itu masuk,” terang saksi mata yang enggan disebut namanya tersebut.

Meskipun penangkapan kapal bermuatan barang ilegal tersebut telah dilakukan sejak hari Jumat (27/10/2017) namun persoalan tersebut baru terungkap ke publik pada Senin (30/10/2017).

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Pratama Maumere, Tommy Hutomo yang ditemui media pada Senin (30/10/2017) menolak memberikan keterangan.

Bahkan hari ini, Selasa (31/10/2017) Tommy tidak berhasil ditemui oleh para jurnalis.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, J.B. Komanireng yang dikonfirmasi media ini terkait menghilangnya kapal kayu tersebut menjelaskan pihaknya telah meminta pihak Bea dan Cukai agar memindahkan kapal tersebut.

Alasannya dermaga 4 belum resmi diserahkan kepada pihak KSOP sehingga tidak boleh ada aktifitas di dalam pelabuhan tersebut.

“Demi menghindari terjadinya kerusakan pada dermaga maka saya tadi mengutus staf saya untuk meminta tidak berlabuh disitu,” terangnya saat ditemui di kantornya pada Selasa (31/10/2017) siang.

Belum diketahui kemana kapal tersebut dipindahkan.

Sampai dengan berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi dari pihak Bea dan Cukai Maumere.

Para wartawan yang menunggu di Kantor Bea dan Cukai sejak pagi pukul 09:00 pun belum dapat menemui Kepala Kantor Bea dan Cukai Maumere, Tommy Hutomo.

Penulis: Are de Peskim

Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous Article60 Peserta Posyandu di Nagekeo Diberi Pelatihan
Next Article Oknum Guru SDK Rana Loba Diduga Pukul Murid Hingga Telinga Bengkak

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.