Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru di TTU
Regional NTT

Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru di TTU

By Redaksi31 Oktober 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Pihak kepolisian resort TTU melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) GMIT IV Kefamenanu yang dilakukan oleh HLN, guru mereka.

Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengetahui kebenaran dari laporan yang diajukan oleh Kepala Sekolah dan Yayasan tempat oknum guru tersebut bekerja.

“Kita sudah periksa sejumlah saksi itu, di antaranya pihak Yayasan sebagai pelapor, Kepala SD GMIT IV Kefamenanu, sebagai pimpinan sekolah tempat guru tersebut mengajar dan juga sejumlah korban dan juga terlapor,” jelas Kasat reskrim polres TTU, Iptu Nyoman Gede Arya ,S.IK saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (30/10/2017).

Baca: Oknum Guru SD di TTU Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Muridnya

Sesuai dengan hasil pemeriksaan sementara, jelas Nyoman, jumlah korban mencapai lebih dari belasan orang dan rata-rata masih duduk di bangku kelas 3.

Nyoman menambahkan, saat ini pihaknya intens melakukan pemeriksaan dan dalam minggu ini segera masuk ke tahap penyidikan.

“Sesuai hasil pemeriksaan kita, rata-rata korban hanya disentuh bagian tubuhnya tidak sampai disetubuhi,” jelas Nyoman.

“Kita intensifkan pemeriksaan. Dan kalau sudah, naikkan ke tingkat penyidikan artinya sudah ada penetapan tersangka dan yang bersangkutan akan kita tahan,” tegas Nyoman.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni Jehadin

TTU
Previous ArticleDPRD Belu Menilai Tunjangan Transportasi Rp 7,1 Juta Lecehkan Martabat Dewan
Next Article Dana “siluman ” dalam APBD TTU Ditemukan di 4 OPD

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.