Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Masyarakat Ayotupas Minta Pemprov NTT Perbaiki Jalan Oe’o-Wanibesak
Regional NTT

Masyarakat Ayotupas Minta Pemprov NTT Perbaiki Jalan Oe’o-Wanibesak

By Redaksi6 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi Jalan Provinsi di Oe'o-Wanibesak, yang menghubungkan Kab. TTS dan Malaka. (Foto: Paul Resi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT- Rupanya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum melirik dan memperhatikan jalan Oe’o, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menuju Wanibesak, Kabupaten Malaka.

Jalan yang menghubungkan dua Kabupaten yang merupakan jalan poros alternatif di wilayah bagian Amanatun Utara, khususnya Finono itu sangat memprihatinkan.

Jalan tersebut dikerjakan sejak jaman Bupati Piet A Tallo, sampai dengan saat ini sama sekali belum diperbaiki.

Menurut Jemi Halla yang ditemui VoxNtt.com di kediamannya di Sono, Sabtu (04/11/2017) jalan tersebut dalam kondisi rusak parah dan tidak pernah diperbaiki.

Karena kondisinya yang rusak parah, Jemmy menyampaikan bahwa di tempat itu rawan kecelakaan, pengendara khususnya speda motor kerap mengalami kecelakaan di situ.

Dia pun mempertanyakan alasan Pemprov NTT, tidak memperbaiki jalan tersebut, sementara jalan yang menghubungkan Kabupaten TTS dan Malak itu menjadi salah satu arus perekonomian di kedua daerah tersebut.

“Itu tempat (Finono) sangat rawan kecelakaan tapi kenapa pemerintah tidak menaruh perhatian untuk memperbaikinya? Apa itu bukan jalan wilayah TTS dan Provinsi NTT,” tanya Jemmy.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Elly Nenotek. Menurut Elly, jalan yang rawan kecelakaan tersebut, sama sekali tidak diperhatikan oleh pemerintah Provinsi maupun Kabupaten TTS.

“Kenapa pemerintah perbaiki di tempat lain sementara di Finono dari tahun ke tahun pemerintah tidak mau perbaiki,” tanya Elly.

Kedua warga Ayotupas Sono ini berharap, pemerintah memfokuskan perbaikan jalan khususnya pada tempat-tempat yang dianggap rawan kecelakaan.

Apa lagi jika musim hujan tiba, maka kendaraan akan kesulitan melintasi wilayah rawan tersebut dan jika tidak hati-hati maka akan terjadi kecelakaan.

“Kami harapkan agar pemerintah segera dan kalau bisa diperbaiki dalam tahun 2018 mendatang,” pinta Elly dan Jemmy.

Penulis: Paul Resi

Editor: Boni Jehadin

TTS
Previous ArticleLHP Inspektorat Matim, Kades Waling Makan Raskin
Next Article Duh! Banyak Remaja di Maumere yang Berhubungan Seks pada Usia 15-18 Tahun

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.