Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Batu Parkir di Jalan Ruteng-Labuan Bajo, Satker Tutup Mata
NTT NEWS

Batu Parkir di Jalan Ruteng-Labuan Bajo, Satker Tutup Mata

By Redaksi12 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Batu sisa longsoran sedang parkir di badan jalan Ruteng-Labuan Bajo, tepatnya di Kenggu, Desa Cireng, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sebuah batu besar terlihat sedang parkir di badan jalan negara Ruteng-Labuan Bajo, tepatnya di Kenggu, Desa Cireng, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai.

Batu itu merupakan sisa materi longsoran yang terjadi seminggu lalu. Namun, hingga sekarang otoritas terkait tak kunjung mengeluarkan batu itu.

Hendrik, seorang pengendara mobil penumpang tujuan Ruteng-Labuan Bajo, mengaku keberadaan batu itu sangat mengganggu kenyamanan lalu lintas.

Apalagi, ruas itu adalah ruas utama di Pulau Flores yang ramai dilalui kendaraan.

“Sangat mengganggu, pak. Kalau kami di sini ketemu sama-sama mobil, salah satunya harus berhenti. Apalagi kalau (ketemu) truk besar itu,” katanya kepada VoxNtt.com, Minggu (12/11/2017).

Sebab itu, dia berharap supaya pihak terkait segera mengeluarkan batu tersebut agar lalu lintas kembali lancar.

Di tempat yang sama, Arnol Baru, pengendara sepeda motor mengaku kesal atas sikap otoritas terkait yang lamban mengatasi hal tersebut.

Padahal, masalah itu dapat menciptakan kerawanan bagi pengguna jalan.

“Mestinya yang urus jalan ini bertindak cepat, jangan lambat seperti ini. Jadinya kan banyak orang yang susah,” katanya.

Supaya hal itu tak terulang, kata Baru, dia meminta otoritas terkait segera melakukan pelebaran di titik tersebut. Sebab di samping jalan tersebut terdapat tebing yang rawan longsor.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, satuan kerja (Satker) yang bertanggung jawab mengurus jalan negara itu belum bisa dikonfirmasi.

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleAncam Penerima Raskin, Kades Waling Dinilai Salahgunakan Kekuasaan
Next Article Soal Rastra Tak Layak Konsumsi, Bulog ‘Kambing Hitamkan’ Pemerintah Desa

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.