Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sampah Menumpuk di Pasar Ruteng
Regional NTT

Sampah Menumpuk di Pasar Ruteng

By Redaksi20 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tumpukan sampah di jalan masuk Pasar Inpres Ruteng (Foto: Ano Parman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sampah yang dihasilkan oleh pedagang menumpuk di jalan masuk Pasar Ruteng. Akibatnya, akses masuk menuju pasar menjadi terhambat.

Meski demikian, sampai saat ini dinas terkait belum kunjung memperhatikannya. Akibatnya, sampah tersebut mulai membusuk dan menimbulkan bau menyengat di sekitar area itu.

Sipri, seorang pedagang pasar Ruteng mengaku pemandangan tersebut muncul sejak tiga hari terakhir.

“Sekitar tiga hari lalu,” katanya kepada wartawan, Senin (20/11/2017).

Pemandangan itu, kata Sipri, disebabkan karena terbatasnya jumlah bak sampah yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Manggarai.

“Maunya di sini bak sampahnya ada di tiap sudut (pasar),” tukasnya.

Secara terpisah, Fina, pembeli yang hendak berbelanja di pasar mengaku terganggu dengan pemandangan tersebut. Dia terganggu lantaran tumpukan sampah itu mulai menimbulkan bau tak sedap.

Sebab itu, dia berharap supaya dinas terkait segera mengevakuasi sampah-sampah tersebut. Kalau tidak, kata Fina, pembeli pasti tak nyaman berbelanja.

“Memang wajar kalau di sini banyak sampah, tapi dinas terkait harus bersihkan itu. Mau dibuang dimana, ya itu urusan mereka,” ujarnya kesal.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, DLHD Kabupaten Manggarai sebagai instansi yang bertanggung jawab mengurus sampah belum bisa dikonfirmasi.
Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleLaunching Biogas, Robert Marut Ajak Manfaatkan Pupuk Organik
Next Article Kantor Dinsos NTT Dikelilingi Sampah

Related Posts

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.