Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Launching Biogas, Robert Marut Ajak Manfaatkan Pupuk Organik
NTT NEWS

Launching Biogas, Robert Marut Ajak Manfaatkan Pupuk Organik

By Redaksi20 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Robert Soter Marut sedang menguji coba biogas di Desa Embuzozo, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Membangun daerah dengan program pemberdayaan masyarakat merupakan tekad Robert Soter Marut.

Dalam acara launching biogas di Desa Embuzozo, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende pada Senin (20/11/2017), Bakal Calon Gubernur NTT ini mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pupuk organik.

Menurutnya, pupuk organik dari hasil biogas dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat khusus petani perkebunan.

Petani tidak lagi mengucurkan duit untuk membeli pupuk dengan harga melejit.

“Kita bisa olah dari hasil biogas. Biogas bisa menghemat minyak dan bisa menghasilkan pupuk organik,”katanya.

Ia menambahkan tanah di NTT sudah cukup tua karena dengan sistem kimia. Oleh karenanya, masyarakat dapat perbaharui tanah dengan sistem organik.

“Biogas ini bukan untuk kita tetapi untuk anak-anak kita. Paling tidak kita menyiapkan untuk generasi kita,”ucap Robert.

“Biogas juga ramah lingkungan dan mudah didapat di NTT. Kalau saya jadi (Gubernur NTT, red), saya akan kembangkan secara luas,”katanya optimis.

Sementara ini, Desa Embuzozo dinobatkan menjadi desa contoh biogas. Pengolahan biogas dari kotoran ternak merupakan impian masyarakat setempat.

Kepala Desa Embuzozo, Polikarpus Ndari menyatakan, program biogas merupakan misinya sejak tahun 2012.

“Ini adalah mimpi saya, dan syukurlah ada pak Robert yang punya peduli yang sama. Saya berharap ini bisa dikembang di desa kami,”kata Kades Ndari.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticlePetani Kakao Kritik Pemda Ende Tidak Siapkan Pasar Komoditi
Next Article Sampah Menumpuk di Pasar Ruteng

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.