Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Upah Tak Dibayar Kontraktor, Puluhan Warga Balus Geruduk Kantor DPRD Matim
Regional NTT

Upah Tak Dibayar Kontraktor, Puluhan Warga Balus Geruduk Kantor DPRD Matim

By Redaksi21 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat warga duduk di halaman Kantor DPRD Matim (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Puluhan warga Balus, Desa Balus Permai, Kecamatan Borong mendatangi kantor DPRD Manggarai Timur (Matim), Selasa (21/11/2017).

Mereka datang mengadu kontraktor jalan Warat-Pa’ang Leleng yang tidak membayar upah kerja.

“Kami datang mengadu ke sini karena sudah berulang kali mereka janji untuk bayar upah harian kerja. Tetapi sampai hari ini belum juga dibayar. Makanya kami memutuskan ke sini,” tutur warga Balus yang enggan menyebut namanya kepada VoxNtt.com di Kantor DPRD Matim, Selasa siang.

Menurut sumber itu, mereka terpaksa berutang di kios lantaran upah kerja mereka belum dibayar kontraktor.

“Kami kecewa sekali,” tegasnya.

Pantauan VoxNtt.com, puluhan warga Balus yang datang mengadu ke DPRD Matim tersebut, selain kaum pria dan ada juga wanita.

Warga Balus tersebut tidak masuk dalam ruangan kantor DPRD Matim. Mereka hanya duduk menunggu di halaman kantor.

Selang beberapa menit kemudian, kontraktor proyek tersebut muncul dengan mobilnya menuju halaman Kantor DPRD Matim.

Dia lalu turun dan berjalan mendekati warga Balus yang sedang duduk di halaman kantor DPRD.

Dia datang untuk menjemput puluhan warga tersebut dan siap membayar upah sesuai tuntutan mereka.

Setelah itu, warga Balus khususnya para pria pun diarahkan untuk naik mobil kontraktor.

Sedangkan yang wanita menggunakan mobil Wakil Ketua II DPRD Matim, mengikuti mobil kontraktor tersebut.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, upah tenaga kerja asal Balus sudah dibayar oleh kontraktor. Dan mereka sudah kembali ke kampung Balus.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleJumlah Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Tahun 2016-2017 Meningkat
Next Article 120 Peserta Hadiri Konferensi Perempuan Timor II

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.