Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Petani di Belu Belum Dapat Bibit Jagung
Regional NTT

Petani di Belu Belum Dapat Bibit Jagung

By Redaksi27 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petani Jagung di Desa Mandeu, Yasinta Lotu (59) sedang menanam jagung di kebunnya. (Foto: Marcel Manek)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Memasuki musim tanam 2018, sejumlah petani di Belu mengeluh lantaran belum mendapat bibit jagung dan pupuk dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) kabupaten Belu.

Keluhan tersebut disampaikan petani di Desa Mandeu, Yasinta Lotu (59) saat ditemui VoxNtt.com di areal perkebunan miliknya pada Sabtu, (25/11/2017).

Yasinta yang sementara menanam jagung di kebun miliknya mengakui, sebagian besar petani di Desa Mandeu belum mendapat bibit jagung, sehingga terpaksa mereka menanam jagung local, yang telah disiapakan lantaran lahan sudah siap ditanam.

Selain belum mendapat bibit jagung, para petani juga belum mendapat pupuk. Akibatnya, jagung yang ditanam tidak diberi pupuk.

Hal senada dikeluhkan Anastasia Muti (34) warga desa Dua Koran. Ditemui di kebun miliknya. Yasinta menuturkan bahwa pupuk sudah ada di rumah kepala desa sejak pekan kemarin, tapi belum didistribusi ke kelompok tani.

Sementara itu, diakuinya, bibit jagung sebagian sudah didistribusi untuk tiap kelompok 25 kg. Namun karena belum semua mendapat bibit jagung maka terpaksa petani menanam bibit lokal.

Terpisah, Kepala Dinas TPHP, Belu Sabina Mau Taek ketika dikonfirmasi VoxNtt.com, Senin (27/11/2017) melalui telpon selulernya mengakui, bibit jagung baru saja tiba di kantor TPHP Belu dan segera disiapkan untuk didistribusi ke desa.

“Jagung baru tiba kemarin, hari ini pemeriksaan dan persiapan untuk didrop” demikian jelas Sabina.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni Jehadin

 

 

Belu
Previous ArticleGelar Tour Solo-Komodo, Puluhan Pesepeda OPCY Kampanyekan Cara Hidup Sehat
Next Article Pemuda asal Ruteng Ini Akhiri Hidup dengan Bakar Diri

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.