Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemuda asal Ruteng Ini Akhiri Hidup dengan Bakar Diri
NTT NEWS

Pemuda asal Ruteng Ini Akhiri Hidup dengan Bakar Diri

By Redaksi27 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Mengakhiri hidup dengan cara membakar diri terjadi lagi di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai. Kali ini cara sadis itu dilakukan Yoseph Marianus Syukur (18) tahun.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, 27 November 2017 sekitar pukul 10.00 Wita di rumah korban yang beralamat di Gang Sasando, Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Korban adalah anak bungsu dari empat bersaudara pasangan Yohanes Human dan Yustina Nina. Ayahnya bekerja sebagai pensiunan guru swasta, sementara ibunya masih berstatus ASN dan mengajar di SDK Taga-Ruteng.

Menurut warga setempat, korban menyiram dirinya dengan minyak tanah. Ayahnya yang saat itu berada di rumah sempat mengejar, namun gagal memadamkan api yang merambat di tubuh korban karena berusaha lari dan melompat.

Korban pun ditemukan tak bernyawa dengan posisi terkelungkup di Ngali Leok yang letaknya persis di balik tembok belakang rumahnya. Melihat itu, ayah korban berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga pun langsung mendatangi tempat kejadian sambil menghubungi polisi. Bersama polisi, warga mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Ruteng. Setelah berapa jam di rumah sakit itu, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka.

Kontributor: Ano Parman
Editor: Ardianus Aba

Previous ArticlePetani di Belu Belum Dapat Bibit Jagung
Next Article Ranperda Ketenagakerjaan TTU Segera Dibahas

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.