Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Seniman Asal Kanada Peduli SDN Nanga Boleng
HEADLINE

Seniman Asal Kanada Peduli SDN Nanga Boleng

By Redaksi27 November 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kus, Canadian artist when giving a gift to students of SDN Nanga Boleng. (Photo: Vera)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kus, seorang seniman, pelukis asal Kanada pada 25 November kemarin mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nanga Boleng, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang pada 6 November lalu tertimpa bencana akibat hujan angin.

Kus yang datang berlibur mendengar kisah tentang bencana itu dari temannya sesama pelukis asal Labuan Bajo, yang bergabung dalam komunitas peduli SDN Nanga Boleng.

Prihatin dengan cerita itu, Kus akhirnya ikut bergabung dalam komunitas tersebut. Sabtu (25/11/2017) lalu dia bersama teman-teman komunitasnya, bergerak ke sana (SDN Nanga Boleng) untuk menghibur sekaligus memotivasi serta menyerahkan bantuan alat tulis bagi siswa/I di sana.

Baca: Pemuda Labuan Bajo Gelar “Ngamen” Bantu SDN Nanga Boleng

Selain Kus, terdapat Rucita, seorang guru salah satu SD di Labuan Bajo yang juga ikut peduli dengan keadaan itu.

Kordinator komunitas Peduli SDN Nanga Boleng, Florianus Geong dalam pres release yang diterima VoxNtt.com, Minggu (26/11/2017) malam mengatakan, mereka datang di SDN Nanga Boleng untuk bertemu dengan kepala sekolah, guru dan murid yang selama ini merindukan kepedulian.

“Kami datang utuk bertemu untuk menghibur Kepala sekolah, guru dan para murid, kami juga datang membawa bantuan sekedarnya berupa ATK,” Kata Florianus.

Baca: Video: Keadaan Terkini SDN Nanga Boleng

Selain menyerahkan bantuan ATK, mereka juga menghibur dan memotivasi anak-anak agar mereka tetap semangat dalam belajar, walaupun kondisi bangunan sekolah mereka yang hingga saat ini belum mendapatkan perhatian dari pemerimtah Kabupaten Mabar.

Komunitas Pedulis SDN Nanga Boleng Labuan Bajo, pose bersama guru dan siswa SDN nanga Boleng. (Foto: Vera)

“Selain ATK, kami juga datang menghibur, menyanyi bersama adik-adik dan memeberikan motivasi serta semangat, biar tetap rajin belajar meski kondisi sekolah bgtu,” tambahnya.

Florianus pun berharap, dengan adanya kegiatan yang mereka lakukan dapat menggerakan lebih banyak lagi orang yang peduli.

”Kami juga berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, yang lain juga bisa terpanggil dan terinsipirasi, sehingga ikut membantu korban,” pinta Florianus.

Usai menyerahkan bantuan, Kus bersama rombongan komunitas melakukan game-game guna menyemangati para siswa.

Baca: SDN Nanga Boleng, Tanda Pemkab Mabar Mati Rasa?

Sementara Kepala SDN Nanga Boleng, Agus, merasa sangat bersyukur atas kepedulian Komunitas Peduli SDN Nanga Boleng yang telah melakukan gerakan bantuan SDN Nanga Boleng di Labuan Bajo hingga mengajak Seniman Kanada yang biasa disapa Om Kus ke Sekolahnya.

Agus mengaku, kehadiran Komunitas itu membawa semangat baru bagi guru dan siswanya yang sempat drop karena merasa tak dipedulikan pemerintah setempat.

“Kami sangat senang, ini merupakan bantuan pertama yang kami terima,” ungkapnya.

Selain senang, Agus juga mengaku kecewa karena hingga saat ini belum ada pemerintah yang datang ke lokasi.

Sekedar diketahui, saat ini bangunan yang sebelumnya ambruk sudah diperbaiki atas gotong royong orang tua murid dan masyarakat setempat.

Adapun bantuan yang mereka serahkan berupa, buku tulis buku 42 pak, buku gambar 10 buah, pulpen 14 pak, masing-masing berisi 12 pulpen, pensil 2B 60 buah, peraut 48 buah, penghapus 1 pak berisi 40 biji dan beberapa buku bacaan.

Selain bantuan, ada beberapa yang diberikan dalam bentuk hadiah yang isinya pencil warna, alat gambar, kotak pensil 13 buah, pencil biasa 120 buah.

Penulis: Boni Jehadin

Manggarai Barat
Previous ArticleImpian Mereka Tidak Akan Menjadi Nyata Jika Kita Berpangku Tangan
Next Article Pos Jaga Gua Golocuru- Ruteng Mubazir

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.