Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jebolkan Tugu Proyek Secara Sepihak, Aparat Desa Golo Wune Dikecam
Regional NTT

Jebolkan Tugu Proyek Secara Sepihak, Aparat Desa Golo Wune Dikecam

By Redaksi4 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bekas tugu PPIP yang sudah dijebol aparat desa Golo Wune (Foto: Dok. Warga)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Aparat desa Golo Wune, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menjebolkan tugu proyek pembangunan infrastruktur pedesaan (PPIP) di Kampung Heso.

Tugu PPIP yang dibangun pada tahun 2015 silam itu tingginya satu meter.

Kini, tugu itu sudah tidak berdiri tegak lagi. Yang ada hanya bekas tembok lantaran sudah dijebol sepihak aparat desa Golo Wune.

Warga Golo Wune yang berinisial TN kepada VoxNtt.com melalui telepon, Senin (04/11/2017), mengatakan yang menjebol tugu PPIP itu adalah Kepala Dusun Heso dan satu orang Ketua RT.

“Saya kaget pas pulang dari kebun lihat dua aparat desa itu sedang kasih jebol tugu itu. Sebagai masyarakat, saya bingung. Ko itu dijebol sepihak saja, tanpa semua orang tahu alasan mengapa tugu itu dijebol,” ungkap TN.

Kata dia, pembangunan tugu proyek itu menggunakan uang negara. Maka tugu itu adalah aset negara dalam hali ini aset desa.

“Ko mereka aparat desa jebol sepihak saja. Memangnya bangun tugu itu pakai uang pribadi mereka atau uang negara. Aparat desa Golo Wune memang terkesan otoriter. Bangunan negara bisa dirusak semau mereka. Kapan saja mereka mau rusak, buat saja. Macam desa ini milik mereka saja. Kami yang lain jadi saksi bisu saja,” ungkapnya.

Dia meminta kepada media di Matim, baik cetak maupun online agar bisa terjun ke desa Golo Wune untuk menulis ulah aparat desa Golo Wune yang cukup meresahkan warga.

Berharap pemberitaan media massa bisa membuat Pemerintah kabupaten Matim melalui dinas terkait menindaktegas aparat desa yang selalu bertindak di luar akal sehat masyarakat.

Sementara hingga berita ini diturunkan, aparat desa Golo Wune belum berhasil dikonfirmasi meski sudah dihubungi melalui pesan singkat.

 
Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleAwasi Pemilu, Panwaskab Manggarai Gandeng Wartawan
Next Article Curah Hujan Tinggi, Sawah di Desa Waepana Terendam Banjir

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026

Uskup Ruteng: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Krisis Hati Nurani

19 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.