Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Curah Hujan Tinggi, Sawah di Desa Waepana Terendam Banjir
Regional NTT

Curah Hujan Tinggi, Sawah di Desa Waepana Terendam Banjir

By Redaksi4 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi banjir
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Hujan lebat yang melanda Kabupaten Ngada dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan petani Kampung Ture Toro, Desa Waepana, Kecamatan Soa gagal panen.

Pasalnya, sawah di wilayah tersebut baru-baru ini terendam banjir. ‎Akibat banjir padi yang tinggal beberapa hari menunggu bulirnya keluar sudah rusak.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Ngada, Watu Aloysius kepada VoxNtt.com, Senin (04/12/2017) malam.

‎Aloysius mengatakan, akibat curah hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir, tak hanya di Desa Waepana yang mendapat bencana sejumlah kecamatan di Kabupaten Ngada juga dilanda banjir.

“Akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Ngada beberapa hari terakhir baru satu laporan yakni dari Desa Waepana, Kecamatan Soa terkait sawah beberapa petani dilanda banjir. Sawah seluas dua hektare itu rusak sehingga petani gagal panen,” beber dia.‎

Pihak BPBD Ngada sendiri sudah berusaha untuk membantu para petani yang gagal panen di Desa Waepana tersebut.

“Saat ini kita sedang proses untuk bantu warga yang sawahnya dilanda banjir,” ucap Aloysius.

Dia menuturkan cuaca ekstrem masih akan terus melanda kabupaten Ngada dalam beberapa hari ke depan, dengan intensitas sedang sampai tinggi disertai angin diperkirakan masih akan terjadi.

Oleh karena itu, dia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.‎
‎Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Ngada
Previous ArticleJebolkan Tugu Proyek Secara Sepihak, Aparat Desa Golo Wune Dikecam
Next Article Tidak Bayar Uang Sekolah, Siswa-siswi SMKN 1 Poco Ranaka Diusir Tidak Ikut Ujian

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Uskup Ruteng: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Krisis Hati Nurani

19 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kerajaan dan Keadilan yang Dibangun dalam Roh vs Yang Dibangun dalam Nafsu

19 Juli 2026

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.