Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Baru Berumur Dua Bulan, Drainase di Kusu-Pong Lao Sudah Rusak Berat
Regional NTT

Baru Berumur Dua Bulan, Drainase di Kusu-Pong Lao Sudah Rusak Berat

By Redaksi8 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi saluran drainase di Kusu, Desa Pong Lao, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai (Foto: Ano Parman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Baru berumur dua bulan, saluran drainase di samping jalan utama di Kusu, Desa Pong Lao, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai rusak berat.

Pantauan VoxNtt.com, hampir seluruh lantai dari drainase sepanjang ratusan meter itu hancur. Terlihat, pecahan-pecahan materialnya terserak di bagian dalam saluran itu.

Menurut warga setempat, kerusakan itu terjadi sekitar seminggu lalu. Hal itu disebabkan derasnya tekanan air hujan yang mengalir di dalam drainase itu.

“Rusaknya pada saat hujan sekitar satu minggu yang lalu,” katanya kepada VoxNtt.com, Jumat (8/12/2017).

Kondisi saluran drainase di Kusu, Desa Pong Lao, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai (Foto: Ano Parman/Vox NTT)

Dia menduga kerusakan parah itu terjadi karena campuran yang digunakan tidak kuat, sehingga saat air mengalir lantainya amblas.

“Kalau campuran kuat kan tidak begini, sekali pun ditumbuk pakai batu dia tidak mudah hancur,” ujarnya kesal.

Menurutnya, kondisi demikian membuat usia drainase itu tak akan bertahan lama.

“Pengalaman kita, kalau lantainya sudah hancur, kemungkinan besar bagian lainnya juga akan ikut hancur,” tukasnya.

Sebab itu, dia berharap kontraktor yang mengerjakan drainase itu segera memperbaikinya agar kerusakan tak semakin parah.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleSebelum Rumahnya Terbakar, Melkior Namat Sempat Ada Mimpi Buruk
Next Article Sepanjang 2003-2017, Ini Data Kasus Epidemi HIV/AIDS di Sikka

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.