Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jelang Natal, Daging dan Bahan Makanan di Labuan Bajo Diperiksa
Regional NTT

Jelang Natal, Daging dan Bahan Makanan di Labuan Bajo Diperiksa

By Redaksi13 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim gabungan dari Polres Manggarai Barat, Bulog, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat melakukan operasi pemeriksaan makanan di pasar yang berada di Kota Labuan Bajo (Foto: IB/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT– Jelang hari raya Natal dan Tahun Baru, tim gabungan dari Polres Manggarai Barat, Bulog, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat melakukan operasi pemeriksaan makanan di pasar yang berada di Kota Labuan Bajo. Operasi ini dilakukan pada Rabu, 13 Desember 2017.

Pada operasi kali ini, tim gabungan ini hendak memantau kestabilan harga berbagai bahan pokok. Selain itu, untuk mencegah adanya peredaran daging dan ikan yang mengandung zat berbahaya seperti borax dan formalin.

Operasi dilakukan di tiga titik yakni Pasar Batu Cermin, Pasar Baru, dan Tempat Pelelangan Ikan Kampung Ujung. Petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Manggarai Barat mengambil sampel daging dan ikan yang dijual di pasar untuk diteliti di laboratorium.

Kepala Seksi Kesmavet (Kesehatan Masyarakat Veteriner) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Mabar, Soni Warung mengatakan daging yang rentan mengandung formalin dan beredar di Labuan Bajo adalah daging ayam. Pasalnya, ada banyak daging ayam potong yang tidak habis terjual tiap harinya dan harus disimpan untuk penjualan hari berikut.

“Pantauan selama ini, kalau daging sapi dan babi pasti selalu habis. Peredarannya selalu sesuai dengan kebutuhan pasar,” kata Soni.

Hal serupapun disampaikan Wakil Kepala Kepolisian Resort Manggarai Barat, Kompol Edward Jacky T. Umbu Kaledy. Ia menambahkan untuk operasi hari ini masih bersifat pembinaan dan edukasi bagi masyarakat khususnya pedagang.

“Untuk tindakan selanjutnya, apabila masih ditemukan (pelanggaran) akan diberikan tindakan, baik tindakan hukum maupun administratif,” kata Jacky.

Pelaksanaan operasi ini bertujuan agar situasi perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang tetap nyaman. Selain itu juga agar peredaran makanan tetap aman, sehat, utuh, dan halal. (IB)

Manggarai Barat
Previous ArticlePanswascam di Manggarai yang Nakal akan Ditindak Tegas
Next Article Di Balik OTT Kasat Aldo, Pengacara Ini Sebut Ada yang Aneh

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.