Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»ASN di Matim Diminta Jaga Netralitas dalam Pemilu
Pilkada

ASN di Matim Diminta Jaga Netralitas dalam Pemilu

By Redaksi16 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Panwaslu Kabupaten Manggarai Timur, Zakarias Gara (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Ketua Panwaslu Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Zakarias Gara mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjaga netralitas dalam Pemilukada 2018 mendatang.

Zakarias Gara mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat resmi kepada Bupati, Camat, Kepala Desa, bahkan dengan aparatur desa.

Surat itu diberikan untuk mengingatkan secara resmi kepada ASN di Matim agar menjaga netralitas dalam Pemilukada mendatang.

“Harapannya, seluruh ASN bisa menjaga netralitas dalam Pemilukada. Hal itu penting untuk mencegah adanya konflik dalam pesta demokrasi kita,” ujar Zakarias kepada VoxNtt.com di Hotel Primadona Borong, Sabtu (16/12/2017)

Apalagi kata dia, aturannya sangat jelas yaitu ASN dilarang untuk terlibat dalam politik praktis. Artinya kalau melanggar, sanksinya jelas sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dia berharap kepada masyrakat, media massa, dan seluruh elemen untuk pro aktif mengontrol ASN yang terlibat dalam politik praktis.

“Kalau ada ASN yang ikut politik praktis, silahkan lapor ke kami. Tetapi laporan harus ada yang bukti yang jelas dan kuat. Apa yang dilaporkan mesti jelas. Juga identitas pelapor dan terlapor harus jelas. Intinya pihak kami menerima laporan yang punya bukti yang jelas,” ujarnya.

 
Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePuisi-puisi Reinard L. Meo
Next Article Esok, PDIP Umumkan Pasangan Calon Gubernur

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.