Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tahun Baru dan Harapan untuk Polres Manggarai
HEADLINE

Tahun Baru dan Harapan untuk Polres Manggarai

By Redaksi2 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puluhan pekerja tmbang pasir di Wae Reno berunjuk rasa di halaman Mapolres Manggarai, 30 Agustus 2017 (Foto: Ano Parman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Memasuki tahun 2018, ada banyak harapan untuk Polres Manggarai. Harapan itu lahir dari kerinduan akan hadirnya Polisi yang bersih dan profesional serta dapat melayani masyarakat dengan baik.

Misalnya, Ketua Liga Mahasiswa Untuk Demokrasi (LMND) Kota Ruteng, Sello Jome berharap agar tahun baru kali ini menjadi momen pembaharuan diri Polres Manggarai, terutama dalam pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan.

“Tahun baru merupakan momen pembaharuan diri. Begitu juga di dalam lembaga kepolisian. Sesuai slogan kepolisian yaitu melindungi, melayani, serta mengayomi masyarakat benar-benar harus dipegang teguh oleh kepolisian, khususnya Polres Manggarai,” katanya kepada VoxNtt.com, Selasa (2/12/2017).

“Harapannya, Polres Manggarai dapat menjaga kepercayaan masyarakat agar tidak ada lagi situasi yang buruk terjadi di internal kepolisian. Di tahun baru ini, sikap apapun yang ingin menguntungkan pribadi polisi seperti peras memeras harus dihilangkan,” tambahnya.

Senada dengan Jome, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng, Dionisius Upartus Agat juga berharap agar anggota Polres Manggarai dapat menghindari korupsi.

Sebab, kata Agat, perilaku koruptif, selain merendahkan harkat dan martabat Polisi sendiri, juga menghambat akses masyarakat dalam memperoleh pelayanan, perlindungan dan penegakan hukum yang baik.

“PMKRI Ruteng mengharapkan kasus OTT yang melibatkan Kasat Reskrim di penghujung tahun 2017 kemarin menjadi bahan kajian untuk lebih memperbaiki kinerja aparat Polres Manggarai,” pintahnya.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleGantikan Rafael Raga, Tugas Berat Menanti US Bapa di Tahun 2018
Next Article Kasus Rastra Desa Waling “Tergantung” di Polres Manggarai

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.