Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Terbawa Dendam Sejak Malam Tahun Baru, Petani Bacok Mahasiswa di Mapitara
HEADLINE

Terbawa Dendam Sejak Malam Tahun Baru, Petani Bacok Mahasiswa di Mapitara

By Redaksi4 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Hendrikus sedang mendapatkan perawatan dari tenaga medis RSUD T.C. Hillers Maumere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Malang bagi Hendrikus Fernandes (25), mahasiswa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadyah Maumere.

Di saat tahun 2018 baru memasuki hari kedua, Hendrikus harus dilarikan ke RSUD T.C. Hillers Maumere lantaran betis kirinya dibacok oleh Viki (24) pada Selasa (2/1/2017) kurang lebih pukul 14:30 sore hari.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com dari Kasat Reskrim Polres Sikka, Andry Setiawan, Viki yang sehari-harinya bekerja sebagai petani mendatangi rumah Hendrikus di Umatawu, Desa Natakoli, Mapitara dengan membawa sebilah parang.

Diduga kuat penganiayaan tersebut berkaitan dengan perselisihan antara keduanya pada malam pergantian tahun di Pantai Doreng, Desa Nenbura, Kecematan Doreng.

“Diduga pelaku masih dendam dan merasa tidak puas sehingga mencari korban keesokan harinya,” terang Andri Setiawan kepada VoxNtt.com, Rabu (03/01/2017).

Hendrikus telah mendapatkan perawatan. Sementara Viki yang adalah warga Waidahi, Desa Wogalirit, Kecamatan Doreng tersebut masih buron sampai saat ini.

Viki disangkakan melakukan tindak pidana penganiayaan berat. Berdasarkan Pasal 351 KUHP ayat 2 maka pelaku diancam dengan hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticleBreaking News: Nyata, Makhluk Diduga Tuyul Ditangkap Warga Desa Oeltua
Next Article Bermula dari Pisau Taji Ayam, Dua Gembong Pencuri di Maumere Diringkus Polisi

Related Posts

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026

Serap Aspirasi Warga Papagarang, Hasanudin Minta Pemerintah Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

13 Agustus 2026

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026
Terkini

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Serap Aspirasi Warga Papagarang, Hasanudin Minta Pemerintah Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

13 Agustus 2026

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.