Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Bayi Tanpa Anus Lahir di RSUD Kefamenanu
HEADLINE

Bayi Tanpa Anus Lahir di RSUD Kefamenanu

By Redaksi5 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi bayi dari pasangan Jemi I.Gremi Asa dan Maria M.Kefi yang lahir tanpa lubang anus (Foto: Eman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Kejadian langkah dan aneh terjadi di RSUD Kefamenanu kabupaten TTU pada Rabu (03/01/2017).

Pasalnya pada hari rabu pukul 02.35 dini hari lahir seorang bayi laki-laki yang tidak memiliki lubang anus.

Bayi malang yang memiliki berat badan 3, 18 kg dan tinggi 52 cm tersebut merupakan anak dari pasangan Jemi I.Grami Asa dan Maria Magdalena Kefi .

Orang tua dari bayi tersebut beralamat di Kaensulat, RT 14 RW 05 Kelurahan Kefa Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu.

“Bayi ini lahir secara normal, saya tidak bisa bilang bahwa kondisinya baik-baik saja karena memang perut terus naik” jelas Kepala ruang Perinatalogi , Maria Naikofi saat diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya Jumat(05/01/2017).

“Ibu dari bayi ini baik-baik saja dan sudah pulang ke rumah, nanti baru datang untuk menyusui bayinya” kata Maria.

Maria menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya hanya bisa lakukan penanganan seadanya lantaran kekurangan tenaga dokter dan juga fasilitas.

Sedangkan untuk penanganan terhadap bayi tersebut, jelasnya, perlu dilakukan operasi sehingga harus dirujuk ke Kupang.

Sementara itu, Plt.Dirut RSUD Kefamenanu, Robert Tjeunfin mengakui adanya kekurangan tenaga dokter dan fasilitas untuk penanganan bayi yang lahir tanpa dubur tersebut.

Robert menambahkan bahwa seharusnya bayi sudah dirujuk pada rabu kemarin namun terkendala lantaran orang tua bayi belum memiliki BPJS .

“Seharusnya rabu kemarin sudah dirujuk ke Kupang, namun terkendala karena tidak memiliki BPJS tapi ini hari pasti kita sudah rujuk, tim sementara urus persiapan untuk merujuk bayi tersebut” jelas Robert.

Robert mengungkapkan bahwa orang tua bayi tersebut berasal dari keluarga yang tidak mampu sehingga dirinya berharap ada uluran tangan kasih dari masyarakat untuk membantu meringankan beban biaya yang harus ditanggung oleh orang tua bayi tersebut.

“Biaya untuk rujuk kami bebaskan, hanya ini yang bisa kami bantu,kita berharap agar ada orang lain yang dapat membantu meringankan beban biaya perawatan yang harus ditanggung oleh orang tua karena memang belum bisa ditanggung oleh BPJS untuk saat ini” ungkap Robert.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

 

TTU
Previous ArticleAmankan Pilkada, Ini Pesan Kapolda NTT untuk Anggotanya
Next Article Ini Alasan Kadisbudpar TTU Adukan Sekretarisnya Sendiri ke Bupati

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Benturan Budaya Generasi Z dalam Birokrasi Feodal

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Partai Perindo Terus Bergerak, Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak di Manggarai Barat

9 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.