Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Jaga Pilkada Nagekeo, Polri dan TNI Kerahkan Kekuatan Penuh
Pilkada

Jaga Pilkada Nagekeo, Polri dan TNI Kerahkan Kekuatan Penuh

By Redaksi5 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Ngada AKBP Firman Affandy, didampingi Dandim 1625 Ngada usai apel gelar pasukan dalam operasi mantap praja, langsung memeriksaan kendaraan guna persiapan pengamanan Pilkada Nagekeo‎
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kurang lebih sekitar 300 aparat gabungan yakni, Polri, TNI, satuan Pol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Nagekeo menggelar apel operasi mantap praja turangga tahun 2018 di Lapangan Berdikari Danga, Jumat (05/01/2018).

Kegiatan itu dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nagekeo.

“Hari ini kita melaksanakan apel bersamaTNI-Polri, Pol PP dan Dishub dalam rangka pengamanan Pilkada Nagekeo 2018,” Kata Kapolres Ngada AKBP ‎Firman Affandy.

‎Menurut dia, aparat wajib menjaga keamanan pelaksanaan Pilkada Nagekeo.

“Dalam apel ini, kita samakan persepsi, TNI-Polri adalah saudara kandung yang terpenting dalam menjaga keamanan NKRI. Bersama kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam tahapan Pilkada,” ujar Kapolres Firman.

Dia menambahkan, dalam tahapan kampanye Pilkada, terjadi pemisahan kubu masyarakat berdasarkan calon kepala daerah yang didukungnya. ‎Hal ini lumrah karena merupakan bagian dari proses demokrasi.

Kendati demikian, gesekan antar pasangan calon kepala daerah dan para pendukungnya kerap terjadi dan rawan berujung pelanggaran hukum. Untuk itu, polisi meminta para calon dan pendukungnya untuk menaati undang-undang.

 

‎Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleTPDI dan Pemuda NTT Laporkan Kasus OTT Aldo ke Kompolnas
Next Article Kondisi Lapen Senilai Rp 1 Miliar di Watu Ci’e Memprihatinkan

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.