Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Polres Belu Bekuk Pelaku Pembunuhan Manek
Regional NTT

Polres Belu Bekuk Pelaku Pembunuhan Manek

By Redaksi23 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Reskrim Belu, Iptu Jemy Noke (kiri) bersama Kanit Buser, Filomeno Soares (kanan). (Foto:Marcel Manek)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Tim Buru Sergap (Buser) Polres Belu berhasil membekuk DT (17), pelaku pembunuhan Megilius Manek di depan rumah jabatan Bupati Belu, Senin (22/1/2018.

DT ditangkap tim Buser Polres Belu di rumah temannya, di Sikutren Desa Tohe, Kecamatan Rai Hat Belu, Selasa (23/1/2018) pagi.

Pelaku DT adalah warga Weaituan, Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Barat, Belu.

“Iya benar, pelaku sudah kita tangkap tadi pagi dan teman-temannya masih dalam pengejaran,”ujar Kasat Reskrim Belu, Iptu Jemy Noke.

Jemi mengatakan, untuk sementara pelakunya tunggal dan motif pembuhannya murni kriminal. Jemi juga menjelaskan, kejadian bermula saat pelaku dengan ojek melintas dan melihat temannya terlibat perkelahian dengan korban.

Baca: Manek Tewas Ditikam di Depan Rumah Jabatan Bupati Belu

Melihat temannya terlibat pekerlahian, pelaku hendak membantu dan mengajak korban untuk berkalahi di Gor, yang letaknya tidak jauh dari rumah jabatan Bupati Belu.

Saat pelaku hendak berjalan menuju Gor, korban mengikuti pelaku dari belakang. Merasa terancam, pelaku spontan menusuk korban dengan sebilah pisau, tepat pada bagian bawah dada sebelah kanan.

Dijelaskan, sebelumnya telah terjadi perkelahian antara adik-adiknya korban dan tersangka. Namun pelaku penikaman dan perkelahian berbeda, dan berada di lokasi yang berbeda.

“Perkelahian di tempat lain dan penikaman juga di tempat lain. Lokus dan tempusnya berbeda, sehingga kita pisahkan proses penyidikannya,” Jelas Jemi.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni Jehadin

Belu
Previous ArticleDistribusi Pupuk di Mabar Meresahkan Petani
Next Article Ketika KPU Ende Ketik Pasangan Marsel-Munawar dalam Dokumen Tanda Terima

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.