Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Perluasan Bandara Aroeboesman Ende Butuh 6 Hektar Lahan Warga
Ekbis

Perluasan Bandara Aroeboesman Ende Butuh 6 Hektar Lahan Warga

By Redaksi24 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aktivitas di Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Rencana untuk memperluaskan Bandar Udara (Bandara) H. Hasan Aroeboesman Ende, NTT tahun 2018 belum mendapatkan titik terang. Dalam master plan yang diterima, Kementerian Perhubungan membutuhkan lahan bebas seluas 6 hektar.

Kepala Bandara, Faudani menjelaskan, pihaknya sudah menyurati DPRD dan Pemerintah Kabupaten Ende untuk melakukan sosialisasi terhadap masyarakat di wilayah Barat Bandara.

Namun, hingga saat ini pihak Bandara belum mendapatkan laporan atau hasil sosialisasi.

“Rencana enam hektar, tapi ngga langsung enam hektar. Kementerian kan tahu, kan nanti pakai tahap karena sesuai dengan kebutuhan master plan. Kan kita sudah jelasin ke pemda saat tes amdal. Tinggal pemerintah melakukan sosialisasi,” katanya di ruang kerja, Rabu (24/01/2018) pagi.

Ia menjelaskan, rencana perluasan Bandara mengingat dengan jumlah penumpang yang semakin meningkat pada setiap tahun. Rata-rata penumpang setiap hari sekitar 450 orang.

Ia menjelaskan, peningkatan penumpang menjadi landasan untuk memperpanjang runway dari 1650 meter menjadi 2100 meter.

“Dengan frekuensi penambahan pesawat ya, tentu penumpang meningkat. Rata-rata dengan ekstra muat 50 penumpang. Otomatis pengguna jasa transportasi udara stabil,” katanya.

“Tentu kita tetap menanti perkembangan informasi mengenai sosialisasi. Kita berharap pemerintah mempunyai kesempatan untuk melakukan sosialisasi,” tambah Faudani.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleDituding Pesan Baliho Untuk Ansar-Raga, Oknum ASN di Sikka Sebut Itu Hoax
Next Article Pencarian Nelayan yang Diduga Diterkam Buaya di Pantai Wini TTU Dihentikan

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.